Ahok Sebut Nelayan Antireklamasi, Tinggalkan Wilayah DKI Jakarta Bila Konsisten

Ahok Sebut Nelayan Antireklamasi, Tinggalkan Wilayah DKI Jakarta Bila Konsisten

Selasa, 19 Apr 2016 | 18:41 | Rike
WinNetNews.com- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Gubernur Jakarta ingin supaya para nelayan antireklamasi konsisten pada sikapnya. Sebab, Ahok mengatakan, para nelayan itu juga tinggal di atas tanah-tanah hasil reklamasi.

Ahok ingin supaya para nelayan penolak reklamasi pun bersikap adil dengan cara menolak tinggal di tanah-tanah hasil reklamasi yang mereka tinggali. Dia sebut tempat-tempat tinggal nelayan yang adalah tanah reklamasi.

"Nelayan yang antireklamasi, tinggalkanlah Muara Angke, Muara Karang, Muara Baru, Cilincing, Cakung, semua ditinggalkan! Baru konsisten!" ucap Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Ahok menyatakan hingga kini para nelayan penolak reklamasi tak adil dalam bersikap. Wilayah Muara Baru, Pelabuhan Nizam Zaman hingga Pantai Mutiara Jakarta Utara, disebutnya merupakan hasil reklamasi. Malah mereka bisa mendapatkan girik sebagai bukti pendudukan lahan reklamasi tersebut."Lalu Angke reklamasi ada kerang-kerang hijau. Sekarang Pantai Utara, kerang-kerang itu dia reklamasi terus loh. Enggak ada yang ribut. Lalu mengaku punya girik. Saya juga bingung bagaimana ada girik di daerah reklamasi. Girik itu kan daratan, kok ada yang bisa menang lagi ada girik. Banyak yang lucu saja," ujarnya.

Dia bercerita, ketika Jokowi menjadi Gubernur Jakarta, para nelayan mendapat uang dan bangunan supaya meninggalkan lokasi di Muara Angke. Tetapi mereka malah kembali lagi ke lokasi semula."Nancap lagi di ujung laut. Lihat itu di Kali Item, mereka menancapkan semua bikin rumah menambah, buang sampah di laut. Ada aktivis lingkungan protes enggak? Nelayan loh itu, nyocorin (menumpahkan) minyak seenaknya saja di laut, pernah enggak mereka protes? 'Fair' saja," kata Ahok.

Sumber:detik.com

Foto: kompasiana.com

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...