Ahok: Sistem Ganjil Genap Hanya Mampu Mengatasi Kemacetan 20 Persen

Ahok: Sistem Ganjil Genap Hanya Mampu Mengatasi Kemacetan 20 Persen

WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, sistem ganjil genap plat kendaraan yang melintas bersifat sementara. Karena diyakini hanya‎ mampu mengatasi 20 persen dari kemacetan yang terjadi selama ini.

Karena itu, Pemprov DKI saat ini tengah menyiapkan sistem ‎Electronic Road Pricing (ERP)‎. Diperkirakan sistem ini dapat mengurangi hingga 80 persen kemacetan yang ada.

‎"Jadi nanti ‎setelah ERP terpasang, enggak ada lagi cerita ganjil genap. K‎alau pakai sistem ERP paling efektif kurangi jumlah kendaraan. B‎isa tekan sampai 80 persen juga, tergantung tarif. Kalau (ganjil genap) nggak bisa‎," ujar Ahok, Senin (25/7).

Karena itu Pemprov DKI, kata Ahok, akan segera mempercepat pembangunan sistem ERP di sejumlah ruas jalan. ‎Salah satunya dengan terlebih dahulu menandatangani Peraturan Gubernur terkait sistem ERP. Baru kemudian proses lelang dilaksanakan. Sehingga diperkirakan sistem ERP dapat dilaksanakan enam bulan ke depan.