Ahok: Sistem Ganjil Genap Hanya Mampu Mengatasi Kemacetan 20 Persen

Ahok: Sistem Ganjil Genap Hanya Mampu Mengatasi Kemacetan 20 Persen

Selasa, 26 Jul 2016 | 11:35 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, sistem ganjil genap plat kendaraan yang melintas bersifat sementara. Karena diyakini hanya‎ mampu mengatasi 20 persen dari kemacetan yang terjadi selama ini.

Karena itu, Pemprov DKI saat ini tengah menyiapkan sistem ‎Electronic Road Pricing (ERP)‎. Diperkirakan sistem ini dapat mengurangi hingga 80 persen kemacetan yang ada.

‎"Jadi nanti ‎setelah ERP terpasang, enggak ada lagi cerita ganjil genap. K‎alau pakai sistem ERP paling efektif kurangi jumlah kendaraan. B‎isa tekan sampai 80 persen juga, tergantung tarif. Kalau (ganjil genap) nggak bisa‎," ujar Ahok, Senin (25/7).

Karena itu Pemprov DKI, kata Ahok, akan segera mempercepat pembangunan sistem ERP di sejumlah ruas jalan. ‎Salah satunya dengan terlebih dahulu menandatangani Peraturan Gubernur terkait sistem ERP. Baru kemudian proses lelang dilaksanakan. Sehingga diperkirakan sistem ERP dapat dilaksanakan enam bulan ke depan. 

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...