Ahok : Suka enggak suka, saya jadi pemeran utama untuk menentukan negeri ini mau ke mana
sumber foto : kompas

Ahok : Suka enggak suka, saya jadi pemeran utama untuk menentukan negeri ini mau ke mana

Minggu, 22 Jan 2017 | 16:53 | Oky

Winnetnews.com - Gubernur DKI Jakarta (non aktif), Basuki Tjahaja Purnama, menenangkan anak-anaknya yang awalnya sempat merasa kecewa karena ayahnya menjadi terdakwa pada kasus dugaan penistaan agama.

Ahok menceritakan, anaknya khawatir jika ayahnya nanti kalah dalam sidang, sang ayah akan dipenjara.

"Saya sampaikan, anak-anak harus bangga, bapaknya bukan dipenjara karena korupsi, tetapi fitnah politik," kata Ahok dalam acara bedah buku A Man Called Ahok di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017).

Menurut Ahok, putusan hakim nanti yang menangani perkaranya ini akan menjadi sebuah sejarah untuk menentukan kemana arah dan tujuan negara ini, apakah akan naik tingkat satu kelas atau terpecah belah dalam melawan konstitusi.

Ahok berujar bahwa ia bersyukur karena dipilih Tuhan menjadi tokoh sentral untuk membuat sejarah itu.

"Suka enggak suka, saya jadi pemeran utama untuk menentukan negeri ini mau ke mana. Ahok ini batu ujian buat negara ini," kata dia.

Ahok pun mengibaratkan dirinya sebagai batu penjuru atau batu sandungan. Ahok pun mengaku bersyukur dengan posisinya sekarang ini.

"Saya bilang sama anak saya, 'Bapakmu ini yang akan menentukan rumah Pancasila mau dibangun atau enggak'," kata Ahok.

Jika hal ini berdampak pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok mengaku lebih senang. Sebab, apabila ia kalah, itu artinya ia bukan kalah karena visi misi atau kinerja.

Ahok juga berujar bahwa dirinya berani berdebat dengan 1.000 profesor terkait dengan program penataan pedagang kaki lima (PKL) dan lainnya.

"Saya enggak terpilih pun, sejarah mencatat, saya tidak terpilih bukan karena visi misi program. Akhirnya, ketahuan karena saya kafir, enggak apa-apa, ini pembelajaran politik negeri," ujar Ahok

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...