Ahok Tanggapai Kata "Cengeng" dari Rizal Ramli

Ahok Tanggapai Kata "Cengeng" dari Rizal Ramli

Kamis, 14 Jul 2016 | 14:06 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah mengirimkan surat untuk Presiden Joko Widodo terkait Reklamasi Pulau G Jakarta Utara.

Sebelumnya reklamasi Pulau G tersebut dihentikan oleh Menteri Rizal Ramli. Dari sebab itulah Ahok menyirati Jokowi. Namun niat untuk melapor tersebut malah berganti menjadi bahan olokkan. Tiba – tiba Rizal Ramli mengatakan bahwa Ahok cengeng.

Lalu seperti inilah tanggapan Ahok:

Menurut Ahok, Reklamasi masih dalam proses hukum dan rekomendasi tim gabungan soal reklamasi Jakarta yang diketuai oleh Menko Maritim Rizal Ramli bukan hal biasa.

Ahok menyurati Presiden Joko Widodo hanya untuk mengirimkan pertanyaan apa yang terjadi.

"Kalau tafsiran beliau kan keppresnya kalah kan harus permen (peraturan menteri) tiga menteri. Saya mesti tanya Presiden apa benar, bukan persoalan cengeng," tukasnya.

Meski begitu, Ahok masih berpikir positif. Kemungkinan ada kesalahpahaman soal pengutipan pembicaraan dari media atau memang Rizal Ramli salah bicara.

Sebelumnya, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli meminta Basuki untuk tidak cengeng dengan terus mengadu kepada Jokowi, terutama tentang pemberhentian reklamasi Pulau G.

Menko Rizal Ramli memberhentikan reklamasi Pulau G atas dasar pada Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 tentang reklamasi pantai utara Jakarta.

Sementara itu, menurut Rizal, reklamasi Pulau G dihentikan berdasar Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, serta Perpres Nomor 122 Tahun 2012 tentang reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Namun Ahok menyangkalnya. Ia mengatakan kalau tafsiran Rizal Ramli berdasarkan Keppres. Oleh karena itulah Ahok bertanya pada Jokowi.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...