AHY ke Moeldoko: Jika Pengambilalihan Partai Dilakukan Lagi, Rakyat yang Melawan

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 9 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

AHY ke Moeldoko: Jika Pengambilalihan Partai Dilakukan Lagi, Rakyat yang Melawan
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Winnetnews.com -  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko untuk tidak melakukan upaya pengambilalihan partai berlambang mercy itu lagi.

Menurutnya, jika Moledoko tetap nekat, maka bukan tidak mungkin yang akan melakukan perlawanan adalah rakyat. Pasalnya, mantan Panglima TNI itu sudah melanggar konsitusi dan aturan yang berlaku.

"Jika upaya pengambilalihan partai politik ini dilakukan lagi maka yang melawan adalah rakyat. Bukan hanya sekedar partai politik," kata AHY dalam video konferensi di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (24/11).

AHY menilai, partai politik merupakan kepajangan tangan dan penyambung lidah rakyat. Oleh karena itu, menurutnya mengambil alih partai politik dengan cara inkonstitusional sama saja mengganggu rakyat.

Ia mengatakan keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menolak gugatan yang diajukan Moeldoko dan Jhonny Allen Marbun ke Menkumham menjadi bukti bahwa bukti bahwa tindakan pengambilalihan partai lewat KLB tidak sesuai konstitusi.

"Bagi kami, putusan hukum ini adalah wake up call bagi para perusak demokrasi, jangan ada lagi niat sedikitpun bagi siapa pun."

"Bahkan meski mereka sedang berada di kursi kekuasaan, untuk mengambilalih kepemimpinan sebuah partai politik melalui upaya KLB ilegal," ujarnya.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...