Air Garam Dapat Digunakan untuk Ngecas Baterai Ponsel

Nadia Chevina
Jumat, 07 Agustus 2015 10:58 WIB
Oleh Nadia Chevina pada Jumat, 07 Agustus 2015 10:58 WIB
Image Air Garam Dapat Digunakan untuk Ngecas Baterai Ponsel

Melansir laman liptan6, dua orang asal Filipina berhasil menemukan terobosan terbaru dalam mengatasi proses pengisian baterai ponsel secara praktis, namun kali ini metode tersebut tidak ditemukan dengan cara menggunakan aplikasi atau dengan powerbank. Mereka hanya menggunakan cara yang sangat sederhana, yakni dengan memanfaatkan air garam.

Adalah Raphael dan Aisa Mijeno, dua bersaudara asal Filipina yang berhasil membuat konsep untuk sebuah proyek teknologi yang mereka sedang usung.

Konsep tersebut dibuat ketika mereka berpikir apakah ada cara paling praktis dan hemat energi ketika hendak mengisi daya baterai ponsel, ternyata memang ada jawabannya.

Awalnya, mereka memanfaatkan kegunaan air garam dengan sebuah lampu yang dapat menyala dengan tenaga segelas air dan dua sendok teh garam. Lalu, pengisian baterai ponsel pun dilakukan dengan menggunakan lampu berbahan bakar air garam tersebut, namun dengan takaran garam dan air yang cukup dan sesuai.

image0

"Awalnya, kami terinspirasi masyarakat Filipina yang rupanya masih banyak tidak memiliki akses listrik dan harus menggunakan bahan bakar minyak tanah untuk bisa menerangi rumahnya pada saat malam hari," ujar Raphael.

"Di Filipina, keluarga dengan pendapatan rendah pasti akan mengalami kekurangan terhadap bahan pangan dan bahan bakar, oleh karena itu hadirnya lampu ini setidaknya dapat membantu mereka," tambah Aisa.

Namun demikian, mereka masih mencoba mencari cara untuk membuat lampu yang ditenagai air garam untuk dapat bekerja dalam kurun waktu efisien, yakni selama delapan jam.

"Pengisian baterai dengan menggunakan lampu ini pasti akan membutuhkan lebih banyak air dan garam. Namun, kami menemukan cara dimana penggunanya bisa menggantik elektroda logam yang dapat diganti dua kali setahun," tutur Raphael.

Dua bersaudara ini mengungkap bahwa lampu berbahan air garam ini akan dijual ke pasaran dengan harga yang sangat terjangkau. Lampu charging tersebut akan diberi nama Sustainable Alternative Lightning, mereka juga telah bekerjasama dengan beberapa startup wilayah Asia Timur dan organisasi USAID untuk memasarkan perangkat ini untuk ke depannya.

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Wasekjen PBNU: Gubernur DKI Itu Jangan Urusi yang Salat-Salat Gitu Lah

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.