Air seni bisa jadi bahan bakar mobil

Air seni bisa jadi bahan bakar mobil

Minggu, 7 Agt 2016 | 17:00 | Rike
WinNetNews.com- Sebuah tim peneliti dari University of the West of England di Bristol tengah mengembangkan metode untuk mengubah air seni manusia menjadi listrik. Urin pada dasarnya merupakan bahan kimia dalam larutan, jadi jika bahan kimia ini bisa dengan tepat dimanfaatkan, maka bisa menjadi bahan bakar sama seperti yang lain.

Tim di Bristol ini memakai sistem sel bahan bakar mikroba (Microbial Fuel Cell/MFC), yang memanfaatkan mikroorganisme guna menciptakan energi sebagai bagian dari proses metabolisme mereka.“Mikroorganisme sangat efisien – lebih dari 96% - dalam mengubah bahan organik menjadi energi, tetapi MFC yang punya kinerja paling baik hanya mampu mengubah 60% saja,” ungkap Profesor Ioannis Ieropoulos, kepala peneliti dan direktur Pusat BioEnergi Bristol.“Jelas ada banyak ruang untuk meningkatkannya.”

Guna melakukan tes lapangan, tim ini membangun toilet khusus di kampus mereka dan kemudian membuatnya juga di Festival Musik Glastonbury. (Di Glastonbury urin dikumpulkan dari 1.000 donor per hari di toilet pria, yang kemudian ditampung dalam satu bak). Dalam dua tes itu, sistem MFC menghasilkan tenaga yang cukup untuk menghidupkan lampu-lampu LED di toilet percobaan itu. Hingga kini, proses tersebut hanya mampu menghasilkan daya listrik untuk mengisi baterai ponsel atau baterai lithium ion phosphate yang memungkinkan pencahayaan terus menerus.Di wilayah dengan infrastruktur listrik yang kurang memadai (terutama terkait masalah keselamatan yang memerlukan pencahayaan di tempat-tempat umum), ini adalah aset yang luar biasa – matahari mungkin tak bersinar, dan angin mungkin tak berhembus, tetapi air seni akan tetap terus mengalir.

Teknologi ini sangat menjanjikan hingga dilirik oleh Bill dan Melinda Gates Foundation, dan saat ini (produknya) sedang dikirim melalui Oxfam untuk membawa energi tenaga air seni kepada para pengungsi di negara-negara berkembang. Sebagai keuntungan tambahan yang menggembirakan, limbahnya ramah lingkungan. “Efluen (air buangan) yang keluar dari MFC lebih bersih dari urin yang masuk, dan kandungannya lebih seimbang, sehingga bisa digunakan misalnya sebagai pupuk,” jelas Ieropoulos. “Sebagai tambahan, MFC memungkinkan pemulihan bahan kimia berguna seperti fosfat.Ada sejumlah eksperimen yang kami harus lakukan sebelum kami bisa yakin tentang senyawa apa dan dengan volume seberapa yang bisa merugikan proses penghasilan energi ini,” lanjutnya. “Tapi dari data Glastonbury yang kami punya, tampaknya urin dan alkohol bekerja sangat baik sebagai bahan bakar.”

.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...