Airlangga Hartarto Beri Sindiran Telak Soal Pidato Elit Maling Prabowo
Sumber foto : Istimewa

Airlangga Hartarto Beri Sindiran Telak Soal Pidato Elit Maling Prabowo

Selasa, 3 Apr 2018 | 05:02 | Oky

Winnetnews.com - Prabowo Subianto mendapat sindiran menohok dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto terkait pidato kontroversialnya.

Dalam pidatonya, mantan menantu Presiden Soeharto itu menyebut banyak elit goblok, serakah dan bermental maling.

Airlangga pun menanggapi dingin pidato Ketua Umum Partai Gerindra itu dan menganggapnya sebagai hal yang biasa saja.

Anak buah Joko Widodo (Jokowi) di kabinet itu menyebut tak ada yang salah dari pidato mantan suami Titiek Soeharto itu.

Malah, pernyataan itu dinilainya sah-sah saja. Mengingat saat ini sudah makin mendekati tahun politik.

Demikian disampaikan Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/4/2018).

“Namanya orang mau kampanye. Apa (saja) juga dipakai,” sindir Airlangga.

Sebelumnya, Wasekjen PPP, Achmad Baidhowi menilai pernyataan mantan Danjen Kopassus itu tak lebih sekedar sensasi untuk memicu kegaduhan saja.

Karena itu, ia menantang Prabowo mempertegas pernyataannya itu dengan mengungkapkan kepada publik elit-elit dimaksud.

“Sebut saja oknumnya, baru clear. Ketika disebut oknumnya, ayo kita hajar rame-rame atau kita awasi bareng-bareng,” tantangnya.

Sebaliknya, jika mantan Danjen Kopassus itu tak mengklarifikasi pernyatannya, bisa jadi tudingan itu hanya bagian dari strategi politik jelang Pemilu 2019.

Ujung-ujungnya, lanjut dia, tidak lain untuk menaikkan elektabilitas dirinya sendiri.

Hal itu didukung hasil survei elektabilitas yang jelas menunjukkan angka yang dimiliki Prabowo jauh tertinggal dari Jokowi.

Untuk diketahui, Prabowo menyatakan bahwa pemerintahan saat ini banyak diisi elit-elit yang tak pantas menjabat.

Ia mengistilahkan elit dimaksud sebagai elit yang goblok, serakah dan bermental maling. Akibatnya, banyak kepentingan dan kesejahteraan rakyat jadi terabaikan.

Para elit goblok, serakah dan maling itu, katanya, melanggar Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 soal pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat berpidato di Gedung Istana Kana Cikampek, Sabtu (31/3/2018) kemarin dalam safari politiknya.

Hal itu kemudian ia ulangi lagi saat memberikan pidato politik di depan para pendukungnya di Depok, Minggu (1//2018).

“Kita termasuk bangsa yang lengah dan tidak waspada. Terutama elite kita,”

“Terus terang saja minta ampun. Saya kapok dengan elite Indonesia,” kata Prabowo.

Selain itu, ia juga mengakui bahwa dirinya pernah menjadi elit juga. Akan tetapi, dirinya kini sudah tobat.

“Kalau ditanya, Pak Prabowo itu elit atau bukan? Ya saya elit yang tobat,” lanjutnya.

Tak ketinggalan, ia juga menyebutkan 80 persen kekayaan negara dikuasai hanya satu persen golongan.

Prabowo Menyesal Tak Kudeta Sejak Dulu
Dia juga mengatakan setelah sekian lama merdeka ternyata kekayaan negara tidak tinggal di bangsa Indonesia dan dibawa lari ke luar negeri.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...