(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Akhir Pekan Ini Dolar AS Diperkirakan Bisa Turun ke Rp 13.950

Rusmanto
Rusmanto

Akhir Pekan Ini Dolar AS Diperkirakan Bisa Turun ke Rp 13.950

WinNetNews.com - Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) yang diyakini tidak akan menaikkan tingkat suku bunganya di Oktober 2015 menambah katalis positif di sektor keuangan dalam negeri.

Merespons hal tersebut, posisi dolar AS akan terus merosot hingga akhir pekan ini. Demikian dikatakan Kepala Riset Universal Broker Indonesia (UBI) Satrio Utomo.

Stimulus yang diluncurkan pemerintah melalui paket kebijakan ekonomi nampaknya cukup memberikan angin segar terhadap nilai tukar rupiah.

Menurut Satrio, paket kebijakan ekonomi Jokowi menjadi salah satu pendorong rupiah menguat. Meski demikian, kata dia, faktor eksternal dari bank sentral AS The Fed cukup memberikan dorongan kuat dan membuat rupiah melesat ke level Rp 14.170.

Satrio memperkirakan, pelemahan dolar AS akan berlanjut di kisaran Rp 13.950 di akhir pekan ini. Dengan kondisi tersebut, Bank Indonesia (BI) harusnya bisa ikut menyesuaikan tingkat suku bunganya.

"Sebelum minggu ini berakhir, rupiah bisa menguat lagi di level Rp 13.950. Harusnya sih Pak Agus Marto (Gubernur BI) bisa menyesuaikan suku bunganya," imbuh Satrio.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});