(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Akhirnya APBN 2016 Disahkan DPR

Rusmanto
Rusmanto

Akhirnya APBN 2016 Disahkan DPR

WinNetNews.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro bersyukur akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 senilai Rp 2.095 triliun disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Persetujuan ini diperoleh setelah melalui berbagai lobi hingga rapat panjang.

Meskipun masih ada ganjalan seperti tidak disetujuinya anggaran Penyertaaan Modal Negara (PMN) Rp 40 triliun untuk 25 BUMN, Bambang tetap bersyukur karena tahun depan pemerintah tidak perlu menggunakan APBN lama.

Bila Rancangan APBN 2016 yang diajukan pemerintah ditolak, pemerintah harus menggunakan APBN tahun sebelumnya. Kalau sampai itu terjadi, program-program yang telah direncakan pemerintah untuk dijalankan di 2016 tidak bisa dilaksanakan.

"Yang paling penting, kita bersyukur karena akhirnya untuk tahun 2016 kita punya APBN yang baru, tidak memakai APBN yang lama. Dan kita apresiasi semua masukan dari DPR, dari semua fraksi. Kami bersyukur pengesahan UU APBN ini didukung oleh semua fraksi," kata Bambang usai upacara Hari Oeang Republik Indonesia di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Sabtu (31/10/2015).

Seperti diketahui, rapat paripurna DPR akhirnya menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 yang menjadi Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2016, sehingga anggaran pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun depan Rp 2.095 triliun sudah sah berlaku.

disadur dari detik

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});