Akhirnya Apple Mendapat Ijin untuk Akuisisi Shazam
ilustrasi

Akhirnya Apple Mendapat Ijin untuk Akuisisi Shazam

Minggu, 9 Sep 2018 | 08:53 | Rusmanto

WinNetNews.com - Setelah melakukan investigasi sejak April 2018, Uni Eropa akhirnya mengizinkan Apple menyelesaikan pembelian aplikasi pengenal musik, Shazam

Investigasi tersebut dilakukan karena kekhawatiran akan perusahaan teknologi Amerika Serikat yang rawan melakukan monopoli di pasar. 

Sebelumnya, komisi kompetisi Uni Eropa mendenda Google USD 5 miliar karena bisnis Android-nya dianggap melanggar aturan anti-monopoli. 

"Data itu penting dalam ekonomi digital. Karenanya, kami harus meninjau transaksi yang mengarah pada akuisisi kumpulan data yang penting, termasuk yang berpotensi sensitif secara komersial," Competition Commisioner Uni Eropa, Margrethe Vestager dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (8/9/2018). 

Margrethe menyebutkan, hal itu dilakukan pihaknya guna memastikan Apple tidak membatasi persaingan di industri musik digital. 

"Setelah sepenuhnya menganalisis data pengguna dan musik Shazam, kami menemukan bahwa akuisisi mereka oleh Apple tidak akan mengurangi kompetisi di pasr streaming musik digital," lanjutnya.

Shazam merupakan aplikasi yang dapat mengidentifikasi musik hanya dengan sampel audio pendek. Fitur ini sudah digunakan oleh Apple di layanan asisten virtualnya, Siri dan akan digunakan di layanan streaming musik Apple Music.

Dengan dibelinya Shazam oleh Apple, akan semakin membantu Apple bersaing dengan kompetitor streaming musik utamanya, Spotify. Apple sendiri pertama kali mengumumkan akuisisi pada Desember 2017, dan membeli Shazam dengan harga USD 400 juta (Rp 5,9 triliun). (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...