Akibat abu vulkanik, Bandara Gamarmalamo ditutup

Akibat abu vulkanik, Bandara Gamarmalamo ditutup

Senin, 8 Agt 2016 | 21:32 | Rike

WinNetNews.com - Bandara Gamarmalamo Galela, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), terpaksa ditutup selama dua hari menyusul terjadinya erupsi dari Gunung Dukono.

"Bandara masih ditutup nanti kita lihat sampai besok siang," ucap Kepala Bandara Gamarmalamo Galela, Anang Supri ketika dihubungi dari Ternate, Senin.Menurut Anang , erupsi abu vulkanik Gunung Dukono mengarah ke arah utara dan mendekat ke arah Bandara, hingga perlu dilakukan penutupan demi keamanan. Anang menyatakan, pihaknya bakal melakukan pengecekan terus hingga Selasa (9/8) Besok pukul 14.00 Wit dan bila nanti situasi sudah kondusif meski belum pukul 14.00 wit maka bandara bisa dibuka."Begitu juga sebaliknya, kalau masih hujan abu vulkanik maka bisa diperpanjang penutupannya, tergantung situasi," terangnya.

Bandara Gamarmalamo Galela, didarati pesawat Wings Air dengan rute penerbangan Manado-Galela dan sebaliknya dengan jadwal keberangkatan satu minggu empat kali yaitu pada hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu Pesawat dari rute Manado-Galela berangkat pada pukul 13.00, sedangkan rute Galela-Manado dijadwalkan berangkat pukul 15.35 Wit. Gunung Dukono di Halmahera Utara menghembuskan abu vulkanik setinggi 600-900 meter dari kawah, senin pukul 13.00 Wit dengan aktivitas gempa tremor terus menerus 26 milimeter.

Sedangkan Kepala Pos Pemantau Gunung Dukono, Iwan Amat menyebutkan, semburan abu vulkanik Gunung Dukono yang berwarna putih hingga kelabu condong ke arah barat laut dan penyebaran abu sampai ke pesisir Galela, dan bisa sampai ke Morotai tergantung tiupan angin.Aktivitas gunung berapi itu juga ditandai dengan peningkatan kegempaan, dengan ada gempa hembusan dan gempa tremor, bahkan peningkatan aktivitas vulkanik terjadi semenjak dua hari lalu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...