Akibat Gempa Landa Utara Jepang, Pabrik Toyota Berhenti Sementara

Akibat Gempa Landa Utara Jepang, Pabrik Toyota Berhenti Sementara ilustrasi

WinNetNews.com - Toyota Motor Corporation (TMC) terpaksa menghentikan sementara pabrik di Jepang, mulai Sabtu (8/9/208). Keputusan merupakan imbas dari gempa yang melanda di bagian utara Negeri Matahari Terbit tersebut, dilansir dari Wall Street Journal dan Autonews

Toyota menghentikan produksi secara terencana pabrik Kyushu, Tahara, dan Toyota Auto Body. Pabrik-pabrik itu membuat mobil bermerek Lexus dan kemudian model Land Cruiser, dan beberapa di antaranya terikat pasar Amerika Serikat. 

Juru bicara Toyota Akiko Kita, mengatakan, mulai Senin (10/92018), penutupan akan mempengaruhi semua pabrik Toyota dan Lexus di Jepang, kecuali dua pabrik Daihatsu yang juga memproduksi kendaraan merek Toyota. 

Toyota memiliki 18 pabrik yang memproduksi kendaraan di Jepang. Perusahaan tidak berkomentar banyak tentang dampak gempa pada rantai pasokan pada pengiriman ke luar negeri. 

Toyota memiliki pabrik di Tomakomai, Hokkaido yang membuat transmisi otomatis, CVT dan transfer cases. Seorang juru bicara Toyota Amerika Utara mengatakan bahwa penghentian produksi awal tidak akan banyak berdampak pada wilayahya. 

General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja mengatakan hal serupa, bahwa pasokan ke Indonesia tidak terpengaruh dan masih aman. Dirinya juga mengungkapkan empatinya atas bencana yang menimpa Jepang. 

“Sampai saat ini masih belum ada kabar apa-apa. Jadi so far seperti itu, aman,” ujar Adrian, Senin (10/9/2018). (kompascom)