Akibat Harga Minyak Turun, Perusahaan Pangkas 12.500 Karyawan

Akibat Harga Minyak Turun, Perusahaan Pangkas 12.500 Karyawan

Perusahaan minyak Belanda, Royal Dutch Shell, akan memangkas 6.500 karyawan pada tahun ini. Hal yang sama juga dilakukan perusahaan minyak asal Inggris, Centrica yang akan mengurangi 6.000 karyawannya.

Seperti dilansir CNN, Jumat (31/7/2015), harga minyak saat ini masih di bawah US$ 49 per barel.

Revolusi energi, stok miyak Amerika Serikat, hingga produksi negara-negara OPEC, membuat dunia mengalami kelebihan pasokan minyak.

Apalagi, ekspor minyak dari Iran yang lebih banyak seiring dicabutnya sanksi dari dunia barat akan lebih menekan harga minyak global.

Laba Shell pada Kuartal II-2015 juga mengalami penurunan cukup tajam. Shell akan mengambil risiko dengan tetap melakukan investasi sekitar US$ 3 miliar untuk investasi tahun ini.

Hal ini direspons positif oleh investor, yang membuat saham Shell naik 2,5% di perdagangan saham di London.

Sejumlah perusahaan minyak lainnya juga berencana memotong investasi dan memangkas pekerjaan, karena anjloknya harga minyak.

Centrica, pemilik British Gas mengatakan, akan lebih memfokuskan peningkatan pelayanan sektor hilir seperti distribusi gas dan energi bisnisnya sebagai gantinya.

Saham Centrica turun 2,2% di perdagangan saham London. (jk)