Aksi Kursi Melayang di Sidang Pleno I Kongres V PAN
Sumber: Zona Sultra

Aksi Kursi Melayang di Sidang Pleno I Kongres V PAN

Selasa, 11 Feb 2020 | 17:15 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Aksi saling lempar kursi mewarnai Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) yang berlangsung di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara. Ini merupakan kericuhan kedua pasca insiden keributan di pintu pendaftaran pada Senin (10/2/2020) pagi.

Kali ini, kericuhan kedua terjadi saat sidang pleno penyusunan tata tertiib (tatib) pelaksanaan Kongres V PAN.

Diberitakan Republika, ada sejumlah peserta yang menginterupsi jalannya sidang pleno. Mereka tak terima jika ada orang lain yang masuk ke dalam ruang sidang, kecuali para pemilik suara.

Mendengar protes dari kelompok tersebut, terdengar suara teriakan tak terima dari sisi lainnya. Hal tersebut memicu keributan yang lebih besar di dalam ruang sidang pleno.

Aksi saling lempar pun terjadi antara dua kelompok tersebut. Mulai dari kursi hingga bungkusan makanan ringan terlihat melayang di udara.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan pun berusaha menenangkan peserta yang hadir di dalam ruang sidang.

"Zulhas di sini sodaraku-sodaraki duduk di kursi masing-masing. Lempar-lempar setop, cukup-cukup, ambil tempat duduk masing-masing," ujar Zulhas, di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

Melihat keributan yang terjadi, Steering Comittee (SC) Kongres V PAN terpaksa menunda jalannya sidang pleno. Sembari panitia kembali mendata peserta yang diperbolehkan masuk ke ruang sidang.

"Diskors tadi untuk strerilisasi kepesertaan, nanti mereka akan datang satu per satu jadi disuruh duduk semua pesertanya," ujar Sekretaris SC, Saleh Partaonan Daulay.

Ia mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu menstrerilisasi ruang sidang pleno dari orang-orang yang tak terdaftar sebagai peserta. SC juga akan menenangkan peserta yang hadir pada hari ini.

"Sehingga suasananya mereka inginkan tertib, jadi sekarang diskors tadi untuk strerilisasi kepesertaan," ujar Saleh.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...