Aksi Unras Warnai Sidang Kedua Kasus Korupsi Netanyahu
Aksi unjuk rasa (unras) warnai sidang kedua kasus korupsi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Minggu (19/7). (Foto: Common Dreams)

Aksi Unras Warnai Sidang Kedua Kasus Korupsi Netanyahu

Senin, 20 Jul 2020 | 10:00 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Aksi demonstrasi mewarnai sidang kedua kasus korupsi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang digelar di Pengadilan Israel, Minggu (19/7). Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa menuntut Netanyahu mundur dari jabatannya.

Kendati sidang kedua tersebut dibalut kericuhan, Netanyahu tak hadir di pengadilan. Dikutip AFP via CNN Indonesia, Senin (20/7), Perdana Menteri sayap kanan ini tetap bersikukuh tidak korupsi.

Padahal, Netanyahu sudah dinyatakan bersalah telah menerima hadiah atau gratifikasi, penipuan, serta pelanggaran kepercayaan. Pengadilan Israel di Yerusalem ini bakal menggelar sidang lanjutan pada Januari 2021 dengan agenda mendengarkan sejumlah bukti yang diajukan pihak terdakwa.

Sidang perdana kasus korupsi Netanyahu sebelumnya sudah digelar pada 24 Mei 2020. Namun pada sidang kedua yang digelar Minggu (19/7), terdakwa Netanyahu tak nampak memunculkan batang hidungnya.

Dalam transkrip sesi yang diperoleh AFP, Hakim Pengadilan Israel, Rivka Friedman-Feldman menetapkan jadwal untuk beberapa tahap persidangan berikutnya, termasuk ketentuan bahwa Netanyahu harus memasukkan pembelaan secara tertulis pada 18 Oktober 2020.

"Kedua pihak harus mempersiapkan sidang kesaksian mulai dari bulan Januari 2021, (dengan sesi) tiga kali seminggu, pada hari Senin, Selasa dan Rabu," tulisnya, tanpa memberikan tanggal yang pasti.

Pada pembukaan persidangan pada Mei 2020, Netanyahu meminta proses sidang dilakukan dengan disiarkan langsung di televisi, tetapi pengadilan melarang peliputan.

Tim penuntut sejauh ini telah mengumpulkan lebih dari 300 saksi untuk mendukung tuntutan terhadap Netanyahu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...