Aktivis Hong Kong Serukan Gerakan Boikot 'Mulan'
Foto: Vox

Aktivis Hong Kong Serukan Gerakan Boikot 'Mulan'

Selasa, 8 Sep 2020 | 08:40 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Film live-action ‘Mulan’ baru saja dirilis pada 4 September lalu di layanan streaming Disney Plus, setelah sebelumnya selalu mengalami penundaan akibat pandemi virus corona. Namun belum lama setelah perilisan, media sosial diramaikan dengan tagar #BoycottMulan.

Melansir NME, seruan untuk melakukan boikot terhadap film ini terjadi lantaran aktris pemeran utama, Liu Yifei dilaporkan mendukung polisi Hong Kong selama bentrokan yang terjadi di negara tersebut. Tahun lalu, melalui akun media sosial China bernama Weibo, Liu membagikan pernyataan dari reporter Fu Guohao, yang bekerja untuk publikasi Global Times milik Partai Komunis.

“Saya mendukung polisi Hong Kong. Kamu bisa mengalahkan saya sekarang,” tulis Guohao. Kemudian Liu Yifei membagikan kirimannya sendiri, yang mengonfirmasi, “Saya juga mendukung polisi Hong Kong.”

Seorang aktivis asal Hong Kong, Joshua Wong yang pertama kali menyerukan tagar #BoycottMulan setelah film itu dirilis. Melalui akun Twitternya, ia memberikan pernyataan untuk memboikot film tersebut.

“Film ini dirilis hari ini. Tapi karena Disney tunduk pada Beijing, dan karena Liu Yifei secara terbuka dan bangga mendukung kebrutalan polisi di Hong Kong, saya mendorong semua orang yang percaya pada hak asasi manusia untuk #BoycottMulan,” tulis Joshua pada Jumat (4/9) lalu.

Dia kemudian menambahkan, “Mulan selalu tentang kepahlawanan, keberanian, dan pengorbanan; dan kami sudah memiliki banyak cerita seperti itu di dunia nyata. Kalian tidak memerlukan film fiksi yang aktornya tidak membela apapun kecuali kebrutalan polisi.”

Para pengunjuk rasa juga meminta orang-orang untuk memboikot Mulan di Disney Plus, setelah Disney dilaporkan melakukan pengambilan gambar sebagian dari film di Xinjiang, China. Pada awal tahun ini, dalam intreviewnya dengan The Hollywood Reporter, Liu Yifei memberikan komentar terkait pernyataannya.

“Ini jelas situasi yang sangat rumit, dan saya bukan ahli. Saya sangat berharap ini segera diselesaikan... Saya pikir ini hanya situasi yang sangat sensitif,” jelasnya dikutip The Verge.

Pimpinan Studio Disney Alan Horn juga berbicara kepada The Hollywood Reporter pada bulan Februari, dan berbicara singkat tentang komentar Liu. Dia mengatakan bahwa Disney mencoba menjadi “non-politik, apolitis dalam semua hal ini”.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...