Aktor Kawakan Ini 'Blak-Blakan' Soal Situasi di Hong Kong
Aktor kenamaan Hong Kong, Jackie Chan angkat bicara perihal situasi di Hong Kong. (Foto: Austin Film Society)

Aktor Kawakan Ini 'Blak-Blakan' Soal Situasi di Hong Kong

Minggu, 18 Agt 2019 | 09:33 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  'Bola panas' Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekstradisi di Hong Kong semakin melebar. Setelah aksi para demonstran yang menutup akses penerbangan di Bandara Internasional Hong Kong beberapa waktu lalu, rupanya banyak menuai kecaman.

Tak hanya dari pemerintah China dan Hong Kong saja yang menebar kecaman terhadap para demonstran. Aktor berkebangsaan Hong Kong yang terkenal dengan kelincahan tangan dan kakinya, Jackie Chan pun angkat bicara. Pria yang 'beken' di era 80 hingga 90'an ini secara gamblang menunjukkan dukungannya ke pemerintah China. Hal tersebut terekam dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN).

"Hong Kong dan China adalah tempat kelahiran saya dan rumah saya," kata bintang berusia 65 tahun itu, sebagaimana dilansir CNBC Indonesia dari Straits Times, Minggu (18/8/2019). 

"Saya telah mengunjungi banyak negara dimana menurut saya, negara kita telah menunjukan pembangunan yang sangat cepat beberapa tahun terakhir. Saya merasa sangat bangga dengan menjadi seorang China dimanapun, bendera bintang lima berwarna merah dihormati di seluruh dunia,". 

Dalam wawancara tersebut, Chan juga menyatakan harapannya pada kedamaian di Hong Kong. "Saya harap Hong Kong bisa segera damai kembali," ujar pemeran Shanghai Noon dan Rush Hour itu.

Pernyataan Chan menuai respon negatif dari para pendukung demokrasi di Hong Kong. Bahkan mereka menulis "Hong Kong membencimu" di twitter. Salah satu pengguna twitter juga menulis "Ketika kalian di Hong Kong, tolong, jangan pernah bertanya lagi soal Jackie Chan". 

Chan merupakan salah satu selebriti terkaya di hong Kong. Berdasarkan laman therichest jumlah kekayaannya mencapai US$350 juta atau sekitar Rp 5,73 triliun. 

Bukan hanya Chan, sebelumnya pemeran film live action Mulan, Liu Yifei juga menyuarakan pendapatnya di laman Weibo soal wilayah bekas jajahan Inggris itu. 

"Aku mendukung polisi Hong kong. Kalian bisa saja menyerangku sekarang. Sungguh memalukan sekali Hong Kong," tulis aktris berusia 32 tahun ini di Weibo, sebagaimana dilansir CNN Internasional.

Akibat tulisannya itu, orang-orang mulai mem-posting #BoycottMulan di Twitter. Walau Twitter dilarang di China, namun media sosial ini bisa diakses di Hong Kong. 

Pengguna Twitter telah menuduh sang aktris mendukung kebrutalan polisi. Sejumlah netizen pun mengaitkan ini dengan fakta bahwa dirinya warga negara Amerika. 

"Liu adalah warga Amerika naturalisasi. Pasti menyenangkan (menjadi warga AS). Anehnya, dia malah melawan orang-orang yang pro demokrasi," ujar seorang pengguna Twitter.

Namun disisi lain, Weibo milik sang aktris justru dibanjiri dukungan. Kebanyakan berasal dari China dan yang mendukung pemerintah Hong Kong dan Beijing.
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...