Alami Kebutaan, Kakek Sebatang Kara Ini Tinggal di Pos Ronda dan Jual Rongsokan Untuk Bertahan Hidup
Mbah Wardi yang alami kebutaan dan tinggal di pos ronda (sumber: kompas.com)

Alami Kebutaan, Kakek Sebatang Kara Ini Tinggal di Pos Ronda dan Jual Rongsokan Untuk Bertahan Hidup

Selasa, 20 Agt 2019 | 13:30 | Nurul Faradila

Meskipun mengalami kebutaan di usia senjanya seperti saat ini, ia masih harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pekerjaan berat sebagai buruh tani dan mencari pasir di sungai terpaksa harus ia lakoni.

Pasir sungai di desanya yang saat ini mulai habis, memaksa Wardi untuk bekerja serabutan, termasuk jual beli sepeda bekas, tape recorder, hingga jualan barang rongsok. Tidak ada kepastian dari penghasilannya sehari-hari. Terkadang barang dagangannya tidak dibeli dengan uang, namun hanya dibarter dengan barang lain.

Walaupun sering tidak mendapatkan untung dalam jual beli rongsokan, Mbah Wardi enggan merepotkan warga lain untuk mengisi perutnya yang lapar. Ia lebih memilih menahan rasa laparnya daripada harus merepotkan orang lain.

Mirisnya, Mbah Wardi yang hidup terlunta-lunta dan mengalami kebutaan, tidak pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah lantaran ia tidak memiliki KTP. Dia mengatakan, tidak membutuhkan bantuan dari siapapun selagi dia bisa mencari sendiri kebutuhan hidupnya.

“Kalau dirasakan ya susah, tapi saya ikhlas menjalaninya. Yang penting masih bisa berusaha,” ujarnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...