Alasan Ahok Lebih Pilih Djarot

Alasan Ahok Lebih Pilih Djarot

Jumat, 19 Agt 2016 | 15:20 | Rusmanto
WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah serius meninggalkan Heru Budi Hartono dalam Pilgub DKI 2017. Keseriusan Ahok membawa Djarot Syaiful Hidayat saat bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Ahok berkali-kali menegaskan, pertemuannya untuk meminta izin Mega. Ahok ingin Djarot kembali menemaninya dalam pemilihan kepala daerah DKI 2017.

"Lebih enak sama Djarot, karena Heru masih muda. Kita juga butuh PNS di sini yang baik," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016).

Awalnya, Ahok memilih Heru untuk membuktikan masih ada PNS DKI yang baik. Heru dipandang sebagai birokrat yang memiliki kredibilitas baik. Ini pula yang menjadi alasan Ahok mengajak Heru maju melalui jalur perseorangan.

Namun, belakangan Ahok memilih maju melalui partai politik. Ia mengklaim sudah lama memilih Djarot.

Ahok memang kerap menyampaikan Djarot merupakan pemimpin yang bersih dan apa adanya. Hal itu yang membuat dia tetap ingin bersama dengan Djarot. Sayangnya, beberapa bulan lalu, PDI Perjuangan tak menyodorkan Djarot karena Ahok maju melalui jalur perseorangan.

"Tapi kan sekarang saya sudah bawa tiga parpol. Tinggal tunggu keputusan bu Mega saja," ucap Ahok.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...