Alasan Bareskrim Mabes Polri Tahan Direktur PT. IBU (1)
Penggerebekan gudang beras di Bekasi/Foto: Zool WNN

Alasan Bareskrim Mabes Polri Tahan Direktur PT. IBU (1)

Rabu, 2 Agt 2017 | 16:45 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan penahanan Direktur PT. IBU berinisial TW. Kasus ini merupakan kelanjutan dari dugaan tindak pidana ekonomi khusus yang memiliki kaitan dengan beras. Masalah ini juga sempat menjadi perbincangan hangat beberapa waktu lalu.

Tapi kemudian, apa alasan Bareskrim Mabes Polri sehingga menaikkan status terduga TW dengan bentuk penahanan?

"PT. IBU memproduksi beras dengan merek M dan CAJ. Diduga penulisan pada label beras merek tersebut, tidak sesuai dengan ketentuan, dan dapat dipersangkakan melanggar UU Perlindungan Konsumen dan UU Pangan," demikian keterangan resmi yang diterima winnetnews , Rabu (02/08/2017).

Untuk itu, Bareskrim Mabes Polri menduga, telah terjadi pelanggaran yang dilakukan PT. IBU.

"Pelanggaran yang dilakukan antara lain, pada label beras M dan CAJ, tidak mencantumkan kelas mutu sebagaimana diwajibkan pada SNI 6128-2008," papar keterangan Bareskrim Mabes Polri.

Kedua, beras M dan CAJ memiliki sertifikat SNI 6128-2008. Dalam sertifikat tersebut tercantum bahwa merek beras tersebut dengan Kualitas MUTU 1.

"Faktanya hasil laboraturium menerangkan bahwa isi beras CAJ memiliki kualitas mutu 2 dan M memiliki kualitas Mutu 3. Hal ini tidak sesuai dengan kelas mutu sebagaimana yang tercantum pada sertifikat SNI," tambahnya.

Ketiga, pada label beras M dan CAJ tertulis diproduksi oleh PT. SAKTI, SRAGEN. Faktanya beras tersebut diproduksi oleh PT. IBU di Bekasi.

Seperti diketahui, penyidik Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan Direktur PT. IBU TW sebagai tersangka. Mabes Polri, melalui Kabag Penum Divisi Humas, Kombes Pol. Martinus Sitompul sendiri menyatakan bahwa telah terjadi penahanan terhadap TW.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak PT. IBU. Corporate Secretary PT. TPS yang menaungi PT. IBU, Desilina, sudah dihubungi tapi yang bersangkutan belum memberi tanggapan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...