Alasan Jokowi Mengimpor Daging Secara Besar - Besaran

Alasan Jokowi Mengimpor Daging Secara Besar - Besaran

Selasa, 21 Jun 2016 | 14:38 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - Permintaan daging sapi menjelang lebaran semakin tinggi. Namun harga daging yang ditawarkan terbilang sangat tinggi. Untuk mengantisipasi lonjakan harga daging di Indonesia, Presiden Joko Widodo akhirnya memilih jalan impor daging, yang nantinya daging tersebut akan dijual di Indonesia dengan harga murah.

Sayangnya banyak masyarakat yang belum berminat untuk membeli daging impor tersebut. Beberapa mengatakan bahwa rasa dari daging impor dengan daging lokal sangat berbeda.

Lalu apakah maksud Jokowi untuk mengimpor daging ke Indonesia?

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menimpor daging adalah untuk menstabilkan harga daging di tingkat pedagang. Pemerintah memang berniat untuk swasembada daging. Sebelum rencana tersebut terealisasi, sementara menggunakan daging impor terlebih dahulu. Karena untuk swasembada daging tidak mudah, butuh waktu yang cukup lama hinggga akhirnya Indonesia mempunyai penghasil daging milik sendiri.

"Ini kan (swasembada) memang proses panjang, bukan proses instan. Asal konsisten dan terus menerus akan betul-betul dapat swasembada daging. Sementara sebelum swasembada, ya mau tidak mau untuk konsumsi sementara ya sebagian impor," katanya di Peternak Sapi Rumpin, Bogor, Selasa (21/6/2016).

Dia mengatakan, Indonesia sejatinya sudah berada di jalur yang benar untuk mencapai swasembada daging sapi. Hanya saja, dibutuhkan konsistensi yang terus menerus agar hal tersebut dapat tercapai.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...