(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Alasan Six Pack Masih Saja Gagal

Yudha Raditya
Yudha Raditya

Alasan Six Pack Masih Saja Gagal

WinNetNews.com - Six pack masih menjadi mimpi, walaupun anda sudah menjalani berbagai olahraga untuk melatih otot perut agar mendapatkan bentuk yang diinginkan. Diet mengurangi makanan yang bisa membuncitkan perut pun sudah dijalani. Tapi mengapa perut masih saja buncit?

Rasanya semua usaha Anda sia-sia. Sebelum menyerah dan berhenti berusaha untuk mendapatkan six pack , Anda perlu mengetahui alasan otot perut Anda belum bergelombang bagaikan atlet.

1. Diet yang belum mendukung

Anda salah bila berpendapat six pack terbentuk dengan latihan rutin di pusat kebugaran saja. Padahal, apa yang Anda konsumsi ikut menyumbang keberhasilan menonjolnya otot perut. Dalam usaha membentuk otot perut yang kuat, diet punya peran yang sangat penting. Itulah sebabnya, Anda perlu mengikuti lima peraturan makan ini:

1. Sarapan bagaikan raja, makan siang seperti pangeran, dan makan malam laksana pengemis.

2. Agar gula darah stabil, makan 6 porsi kecil tiap hari. Dengan pembagian 3x makan besar dan 3x makan camilan. Jangan lupa minum 3-4 liter air tiap hari.

3. Pastikan makan minimal 150 gram protein tiap hari. Karena tubuh membakar lebih banyak kalori saat mencerna protein daripada karbohidrat.

4. Hindari tidak makan hingga lebih dari tiga jam. Kemampuan tubuh membakar kalori berkurang bila tidak ada makanan yang dicerna tiap tiga jam.

5. Berhenti makan dua jam sebelum tidur. Agar waktu tidur teratur, berhentilah makan maksimal pada pukul 20.00.

 

2. Lemak tubuh masih tinggi

Anda dapat melakukan segala jenis gerakan olahraga yang bertujuan untuk menguatkan otot perut, namun bila lapisan lemak masih menyelimutinya, maka hal ini akan menjadi usaha yang sia-sia. Artinya, Anda harus menambahkan olahraga lain dengan tujuan untuk membakar lemak terlebih dahulu.

Lakukan olahraga yang meningkatkan detak jantung seperti lari, aerobik, atau renang.

Anda mungkin tidak menyadarinya, namun tubuh Anda cukup pintar untuk beradaptasi terhadap kegiatan fisik yang Anda lakukan. Sebagai contoh, setelah mulai rutinitas lari untuk beberapa hari, tubuh Anda tidak akan lagi cepat lelah. Karena sudah terbiasa, metabolisme tubuh akan sama seperti sebelum mulai lari.

Hanya melakukan satu jenis olahraga tidak akan cukup.Dengan hanya melakukan olahraga yang itu-itu saja, pembakaran kalori tidak akan maksimal. Cara paling baik untuk memaksimalkan pembakaran kalori adalah dengan membuat tubuh terus menebak.

Sebagai contoh, bila hari ini Anda lari, maka pilih aktivitas sepeda atau renang untuk keesokan harinya. Usahakan melakukan rotasi minimal tiga jenis aktivitas setiap minggu.

 

3. Tidak fokus

Bila Anda sudah berhasil mengurangi presentasi lemak tubuh, maka kini saatnya Anda fokus pada pembentukan otot perut. Otot perut yang tidak dilatih dengan benar, tidak akan memberikan hasil yang diharapkan. Tak hanya sit up , Anda juga perlu melakukan gerakan lain yang berfokus pada pembentukan otot perut.

4. Kurang istirahat

Jangan sia-siakan semua usaha keras Anda dengan melupakan istirahat. Sebab saat Anda istirahat dan tidur, maka otot-otot akan mulai terbentuk. Saat tidur, hormon pertumbuhan akan meningkat dan jaringan otot yang rusak saat olahraga juga bisa ikut diperbaiki. Apabila kita kurang tidur, tubuh justru menghasilkan hormon stres, kortisol, yang bisa memicu tubuh untuk menyetor lemak pada daerah perut.

Tertarik mencoba, ayo mulai berolahraga untuk mengejar perut atletis. Selamat mencoba.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});