Alat Thermal Scanner Digunakan untuk Mendeteksi COVID-19
ilustrasi

Alat Thermal Scanner Digunakan untuk Mendeteksi COVID-19

Rabu, 8 Apr 2020 | 08:05 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Dengan merebaknya virus COVID-19, sejumlah bandara memasang alat thermal scanner atau pemantau suhu tubuh sebagai salah satu langkah antisipasi untuk mendeteksi adanya indikasi virus yang mungkin dibawa oleh penumpang. Sebenarnya, apa itu thermal scanner? Bagaimana penggunaannya dalam dunia kesehatan?

Apa itu thermal scanner?

image0

Thermal scanner atau juga disebut sebagai termografi merupakan sebuah alat untuk mengetahui distribusi suhu pada sebuah objek dengan menggunakan infra merah. Alat berupa kamera ini akan mendeteksi suhu dengan menangkapnya sebagai cahaya warna-warni.

Nantinya, pancaran cahaya dari suhu objek akan ditangkap dan ditunjukkan dengan warna yang berbeda-beda. Suhu yang lebih dingin dimunculkan dengan warna biru, ungu, dan hijau. Sedangkan suhu yang lebih hangat diberi warna merah, oranye, dan kuning. Alat ini dapat mendeteksi suhu mulai dari -20℃ sampai 2000℃ dan juga bisa menangkap perubahan suhu sekitar 0,2℃.

Thermal scanner menggunakan teknologi FPA (focal plane array) sebagai detektor yang akan menerima sinyal infra merah. Terdapat dua jenis detektor yang digunakan pada alat thermal scanner, yaitu detektor yang didinginkan dan detektor yang tidak melalui sistem pendinginan.

Bedanya, detektor yang sudah melalui proses pendinginan dengan suhu yang sangat rendah memiliki kepekaan dan resolusi yang lebih tinggi. Thermal scanner jenis ini dapat mendeteksi perbedaan suhu sekecil 0,1℃ dan bisa menjangkau sampai sejauh 300 meter.

Tidak hanya pada bidang industri dan teknologi, para tenaga kesehatan sudah memanfaatkan thermal scanner untuk keperluan diagnostik medik atau uji klinis. Gambar yang dihasilkan dapat membantu dokter atau peneliti dalam mengumpulkan informasi seperti aktivitas metabolisme tubuh serta melihat adanya perubahan dalam sel tubuh manusia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...