Alergi Usai Makan Alpukat? Ini Penjelasannya

Rusmanto
Rusmanto

Alergi Usai Makan Alpukat? Ini Penjelasannya ilustrasi

Winnetnews.com -  Buah alpukat mengandung serat, folat, dan antioksidan yang menyehatkan tubuh. Bahkan, Dietitians Association of Australian menyebutkan bahwa buah ini baik untuk jantung karena mengandung lemak tak jenuh tunggal. Namun, tidak semua bisa menikmati buah ini. Ada beberapa orang yang menunjukkan reaksi alergi setelah makan buah alpukat. Apa penyebabnya?

Penyebab orang alergi makan alpukat

Buah alpukat disukai tidak hanya karena manfaatnya yang melimpah, tapi juga karena rasanya yang khas dan teksturnya yang lembut. Rasa alpukat cenderung hambar kadang sedikit pahit.

Namun, karena rasanya inilah buah alpukat bisa disajikan menjadi berbagai menu, contohnya smoothies, sushi, salad, cake, dan selai roti. Jika Anda bosan dengan satu menu, Anda bisa beralih ke menu lainnya.

Sayangnya, ada beberapa orang yang menunjukkan gejala alergi setelah makan buah ini. Berikut penyebab kenapa ada orang yang alergi makan buah alpukat.

1. Sensitif dengan kandungan alpukat

Sama seperti beberapa makanan lain, buah berkulit hijau ini juga bisa menyebabkan alergi. Hanya saja ini tidak terjadi pada semua orang. Alergi ini terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya bereaksi berlebihan pada zat tertentu pada buah yang mengandung lemak sehat.

2. Punya alergi terhadap lateks

Munculnya reaksi alergi setelah makan alpukat, tidak hanya disebabkan oleh kandungan zat yang ada di alpukat. Lateks juga bisa jadi penyebab Anda alergi setelah makan alpukat.

Lateks berasal dari getah pohon karet, yaitu Hevea brasiliensis. Zat ini merupakan bahan dasar untuk pembuatan gelang karet, boneka, balon, atau sarung tangan. Diketahui bahwa protein alami yang ada pada lateks memiliki potensi untuk menyebabkan alergi.

Akan tetapi, kenapa lateks ada pada alpukat? Menurut State Government of Victoria, setengah dari orang yang alergi lateks diketahui mengalami reaksi alergi pada makanan tertentu, salah satunya alpukat. Penyebabnya adalah protein yang menyebabkan seseorang mengalami alergi lateks, juga ditemukan pada buah tersebut.

Apa Reaksi Kamu?