Alkohol Tidak Boleh Dikonsumsi Sembarangan, Ini Alasannya
ilustrasi

Alkohol Tidak Boleh Dikonsumsi Sembarangan, Ini Alasannya

Minggu, 2 Jun 2019 | 18:20 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Alkohol merupakan suatu jenis minuman yang kerap dikonsumsi, baik karena rasanya yang nikmat maupun hanya sebagai minuman bersantai saat Anda berkumpul bersama orang-orang terdekat. Ternyata, minuman beralkohol sudah dikenal sejak tahun 4.000 SM, lho.

Namun, ada banyak aturan minum alkohol yang harus diikuti. Misalnya anak-anak belum boleh mengonsumsinya, orang dewasa tidak boleh minum kebanyakan atau terlalu sering, dan ibu hamil harus menghindari alkohol. Kenapa, sih, minuman beralkohol itu tidak boleh dikonsumsi sembarangan? Memangnya alkohol tidak baik buat tubuh? Cari tahu alasannya di sini.

Apa saja dampak buruk minuman beralkohol jika sembarangan dikonsumsi?

1. Kerusakan pada otak

Mengonsumsi alkohol sembarangan ternyata dapat membuat kerusakan pada otak. Tentu saja hal ini juga dipengaruhi oleh seberapa banyak Anda minum, usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga dalam konsumsi alkohol. Konsumsi alkohol berlebihan dapat memicu terjadinya amnesia dan demensia.

Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan adanya gangguan dalam berbahasa, berpikir logis, dan menyelesaikan masalah. Hal ini disebabkan karena alkohol akan membuat otak anda akan mengalami atrofi, atau menyusut dari ukuran seharusnya.

2. Gangguan fungsi hati (liver)

Minuman beralkohol yang terlalu banyak juga dapat membuat gangguan pada fungsi organ hati. Hal ini tentu dipengaruhi oleh jumlah asupan alkohol Anda. Risiko gangguan fungsi hati akan meningkat bila konsumsi alkohol > 60-80 gram per hari pada pria dan > 20 gram per hari pada wanita, selama 10 tahun atau lebih.

Gangguan hati yang terjadi sangat beragam, tergantung pada tingkat keparahannya. Bila masih awal mungkin tidak memiliki gejala apa pun. Namun, bisa juga ditemukan adanya gambaran pembuluh darah pada perut anda yang sering disebut sebagai ‘spider nevi. 

Selain itu, saat dilakukan tes fungsi hati, nilai laboratorium Anda mungkin akan mengalami peningkatan di atas normal, yang menunjukkan adanya gangguan atau penyakit hati.

3. Memicu hipertensi

Konsumsi alkohol berlebih ternyata dapat menaikkan tekanan darah sebanyak 1,5 mmHg untuk setiap konsumsi 10 gram alkohol per hari. Namun kondisi ini akan membaik setelah Anda berhenti mengonsumsi alkohol selama 2-4 minggu.

4. Meningkatkan risiko kanker

Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol secara tak wajar juga ternyata dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Adanya konsumsi alkohol dalam jumlah berlebih dan dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan adanya mutasi pada DNA, terjadi peradangan, dan akhirnya memicu perubahan sel prakanker menjadi sel kanker.

Selanjutnya dengan sistem daya tahan tubuh yang lemah, sel kanker akan menyebar ke berbagai organ tubuh. Kanker pada mulut, laring, esofagus, dan hati sering terjadi pada mereka yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih.

5. Mengganggu perkembangan janin

Konsumsi alkohol saat hamil ternyata dapat berdampak buruk dan menimbulkan terjadinya fetal alcohol syndrome. Sindrom ini akan menimbulkan gangguan perkembangan pada janin. Gangguan dapat berupa berat badan lahir yang rendah, kelainan pada wajah dan kepala bayi, gangguan sistem saraf, gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, hingga terjadi keterbelakangan mental pada si kecil.

Bila Anda sedang hamil, maka sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Alkohol, terutama jika berlebihan, dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi janin anda.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...