Amankah Kafein Untuk Ibu Hamil ?

Nadia Chevina
Kamis, 03 September 2015 12:04 WIB
Oleh Nadia Chevina pada Kamis, 03 September 2015 12:04 WIB
Image Amankah Kafein Untuk Ibu Hamil ?

Banyak orang beranggapan kafein itu sama dengan kopi. Minuman dan makanan lain seperti teh dan cokelat pun mengandung kafein. Lalu bagaimana ketika sedang hamil ? apakah massih diperbolehkan mengkonsumi kafein saat hamil ?

Melansir dari okezone, ada beberapa hal yang perlu diketahui soal mengonsumsi kafein pada saat hamil, diantaranya ...

Aman tidaknya kafein untuk dikonsumsi oleh ibu hamil (bumil) masih menimbulkan perdebatan. Praktisi kesehatan sedunia sepakat bahwa konsumsi kafein yang terlalu banyak bisa menimbulkan efek samping negatif pada janin. Karenanya, lembaga American College of Obstetricians and Gynecologists membatasi konsumsi kafein pada ibu hamil sebanyak maksimal 200 miligram saja per hari.

Meningkatkan resiko keguguran

Mengapa ibu hamil perlu membatasi asupan kafein? Berdasarkan penelitian, ibu hamil yang mengonsumsi kafein lebih dari 200 miligram per hari memiliki risiko keguguran dua kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Menurut penelitian lain yang dilakukan di Denmark, risiko kematian bayi saat dilahirkan bisa meningkat pada ibu hamil yang minum kopi lebih dari delapan gelas per hari. Ada pula penelitian lain yang menyatakan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi lebih dari 500 miligram kafein per hari amat berpotensi memiliki bayi dengan detak jantung dan frekuensi nafas lebih cepat dibandingkan bayi normal.

Efeknya pada ibu hamil

Selain mendatangkan masalah pada janin, konsumsi minuman berkafein juga bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Keluhan yang paling sering dilaporkan adalah peningkatan detak jantung yang biasanya juga disusul oleh insomnia.

Pada sejumlah orang, konsumsi kafein juga bisa memicu gangguan pencernaan seperti nyeri dada (heartburn), dan iritasi lambung. Ditambah perut yang kian membesar, gangguan pencernaan yang dialami ibu hamil akan terasa kian menyulitkan.

Selama hamil, tubuh ibu juga memerlukan waktu lebih lama untuk memproses kafein di dalam darah. Semakin lanjut usia kehamilan, kian banyak waktu yang diperlukan tubuh untuk memproses kafein. Akibatnya, lamanya kafein beredar di dalam tubuh juga makan waktu lebih lama dari biasanya.

Berhubung tubuh ibu hamil dan bayinya tersambung melalui plasenta, mau tak mau, janin juga ikut merasakan pengaruhnya.

Berapa takarannya?

1 cangkir kopi hitam: 95-200 miligram

1 cangkir caffe latte/cappucino: 75 miligram

1 cangkir teh hitam: 47 miligram

1 cangkir teh hijau: 25 miligram

1 botol minuman berenergi: 48-138 miligram

1 cangkir minuman cokelat: 8-12 miligram.

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Permintaan Maaf Kiper Liverpool Usai Pertandingan Final Liga Champions

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.