Ambisi Mark Zuckerberg dengan Jan Koum Bertentangan Soal Monetisasi WhatsApp
Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg ngotot ingin monetisasi WhatsApp meski ditentang pendiri WhatsApp, Jan Koum. [Foto: Technical Hint]

Ambisi Mark Zuckerberg dengan Jan Koum Bertentangan Soal Monetisasi WhatsApp

Sabtu, 18 Jan 2020 | 20:15 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Para pengguna aplikasi perpesanan, WhatsApp akhirnya bisa bernapas lega pasca Facebook membatalkan rencana kontroversialnya untuk meletakkan iklan di aplikasi perpesanan besutannya ini.

Dilaporkan oleh The Wall Street Journal via Merdeka.com, tim yang mengembangkan iklan di WhatsApp telah dibubarkan beberapa bulan lalu. Pekerjaan yang telah dilakukan pun, dihapus dari kode Whatsapp.

Meski membatalkan rencana untuk memboyong iklan ke WhatsApp, Facebook tetap akan menghadirkan iklan di WhatsApp Status. Namun sejauh ini, WhatsApp masih bebas dari iklan.

Facebook disebut begitu berambisi untuk memonetisasi WhatsApp. WhatsApp sendiri diakuisisi oleh Facebook pada 2014 dengan nilai USD 22 miliar.

Ambisi Mark Zuckerberg untuk memonetisasi WhatsApp ini bertentangan dengan cita-cita pendirinya, Jan Koum, yang kemudian mengundurkan diri dari Facebook pada 2018.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...