Amien Rais Ingin Presiden Jokowi Dikenang Sebagai Pencetus Omnibus Law UU Ciptaker
Foto: Fajar Online

Amien Rais Ingin Presiden Jokowi Dikenang Sebagai Pencetus Omnibus Law UU Ciptaker

Senin, 12 Okt 2020 | 10:35 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja masih terus mengundang polemik dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan pada Kamis, 8 Oktober 2020 lalu, para buruh, mahasiswa, hingga pelajar berdemo di beberapa wilayah di Indonesi hingga  yang tak sedikit berujung kerusakan dan pengrusakan fasilitas umum.

Menanggapi hal itu, pendiri Partai Ummat Amien Rais ingin masyarakat mengenang Presiden Jokowi  sebagai pencetus Undang-undang Ciptaker. Ia menyebut, kini penjajahan ekonomi asing di Indonesia makin sempurna setelah adanya Omnibus Law.

"Jangan pernah dilupakan, Pemrakarsa Omnibus law Indonesia, itu adalah Pak Jokowi sendiri," ujar seperti dikutip mantrasukabumi dari akum Youtube Resist Media pada Minggu (11/10).

Selain itu Amien juga menilai DPR hanya sebagai penanggung jawab kedua setelah Presiden Jokowi. Peran lembaga tersebut hanya sebagai tukang stempel kemauan eksekutif.

Politisi senior itu juga menyebut bahwa terkait Omnibus Law sudah disiunggung oleh Jokowi saat dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober 2019.

"Lagu miris Omnibus law itu dinyanyikan Pak Jokowi sendiri ketika pelantikannya pada 20 Oktober tahun 2019 yang lalu, setahun yang lalu," lanjutnya.

Selain itu, Amien Rais juga menegaskan di beberapa negara yang menerapkan Omnibus Law, masyarakat negara tersebut menjulukinya sebagai big ugly law.

"Undang-undang dengan kejahatan besar. Umumnya negara-negara tersebut walaupun resminya masih memegang demokrasi, tetapi oleh banyak pengamat dna sebagina politisi, Omnibus Law atau big ugly law itu sebagai praktek otoriterisme," pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...