Amnesty Khawatir Kasus Novel Baswedan akan Berujung Seperti Munir

Aldina Putri Nst
Aldina Putri Nst

Amnesty Khawatir Kasus Novel Baswedan akan Berujung Seperti Munir

Winnetnews.com -  TGPF terkait kasus penyerangan Novel Baswedan sudah membberikan laporan hasil investigasinya kepada pihak Kapolri dan akan diumumkan setelah pemeriksaan laporan selesai, satu minggu ke depan. Akan tetapi, Amnesty Internasional Indonesia masih mempertanyakan kenapa hasil dari investigasi tersebut tidak langsung diumumkan saja.

Kasus Novel Baswedan menjadi perbandingan dengan kasus Munir yang hasil investigasinya telah diserahkan ke Presiden oleh Manager Riset Amnesty Internasional, Papang Hidayat. Ia beranggapan bahwa penyerahal hasil investigasi terbilang cuma-Cuma bila tidak langsung diumumkan.

"Nah ini yang masalah karena kita juga punya pengalaman semacam ini di kasus munir. Jadi TPF Munir menyerahkan hasilnya ke presiden tapi presiden nggak buka itu ke publik, itu sampai hari ini sengketa soal laporan TPF Munir harus dibuka kalau tidak nggak akan tuntas," ujar Papang, Rabu (10/7/19).

Papang menilai hal yang terjadi pada kasus Munir akan berulang kembali pada kasus yang dialami Novel Baswedan. Ia mengimbau pihak Polri dapat langsung membuka kasus ini ke hadapan publik dan diselesaikan sampai tuntasn

"Ini harus transparan. Ini urusan publik, ini demi kemaslahatan orang-orang Indonesia karena korupsi kan kejahatan serius, sama kayak kasus Munir, gerakan hak asasi manusia itu kalau penuntasan Munirnya nggak tuntas itu berarti mereka masih ada hambatan dalam menjalankan tugas," ungkapnya. 

"Kalau hasil TGPF kasus Novel tidak transparan pada publik artinya gerakan antikorupsi juga masih menghadapi lawan-lawan yang kuat jadi tidak ada efek jera bagi orang yang ingin melakukan korupsi," tambahnya. 

Apa Reaksi Kamu?