Anak dan Menantu Ikut Pilkada, Jokowi Tegaskan Tak Ada Dinasti Politik
Joko Widodo (foto: Jawa Pos)

Anak dan Menantu Ikut Pilkada, Jokowi Tegaskan Tak Ada Dinasti Politik

Jumat, 13 Des 2019 | 09:48 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pencalonan putra sulungnya sebagai Wali Kota Solo bukan merupakan pertunjukkan dan bukan kompetisi politik. Ia juga membantah bahwa dirinya sedang membangun dinasti politik lantaran sang menantu, Bobby Nasution, juga sedang ikut Pilkada Medan.

Gibran, pada Kamis (12/12) kemarin, resmi masuk jajaran Cawalkot Solo 2020. Gibran mendaftar Cawalkot melalui DPD PDIP Jateng. Saat mengumumkan pencalonannya, Gibran ditemani oleh sekitar 1.000 relawan pendukung yang menggunakan 20 armada bus.

“Itu komeptisi dan bukan pertunjukkan. Tolong dibedakan,” kata Jokowi saat ditemui di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikutip dari Katadata, Jumat (13/12).

image0
Gibran Rakabuming Raka (foto: sUARA.COM)

Jokowi membantah jika pencalonan Gibran merupakan campur tangan darinya. Keputusan untuk mencalonkan diri dalam Cawalkot Solo, menurut Jokowi, merupakan murni keputusan pribadi Gibran. Jokowi menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada masyarakat Solo untuk menentukan hak politiknya. “Terserah yang punya hak pilih, kalau rakyat enggak memilih?” lanjut Jokowi.

Gibran beralasan ingin membawa Solo melompat lebih maju dan membuat masyarakat Solo jadi lebih sejahtera. “Saya mohon doa restu dan dukungan agar saya diberikan kekuatan dan kelancaran,” kata Gibran.

image1
Bobby Nasution (foto: Heta News)

Sebelum Jokowi buka suara, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga memastikan bahwa orang-orang di sekitar Jokowi tak akan ikut campur untuk memenangkan Gibran dan Bobby dalam Pilkada 2020.

Mooeldoko juga menepis anggapan dinasti politik yang dilakukan oleh Jokowi. Menurutnya, anggota keluarga Jokowi hanya menggunakan hak politik mereka sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Rencana pencalonan dua keluarga Jokowi ini sempat mendapat kritik dari kubu oposisi. Meski enggan menghakimi, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berharap bahwa nepotisme tidak lagi muncul di masa depan,” pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...