Anak Didiagnosis Sakit Parah, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?
ilustrasi

Anak Didiagnosis Sakit Parah, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Kamis, 4 Jul 2019 | 12:11 | Rusmanto
Winnetnews.com - Stres dan cemas adalah segelintir emosi yang muncul dalam benak orangtua ketika mendengar sang anak didiagnosis sakit parah. Reaksi itu amat lumrah, mengingat penyakit parah yang diderita dapat menimbulkan dampak serius. Lantas, harus bagaimana orangtua menguatkan diri menghadapi anak yang sakit parah?

Cara orangtua menguatkan diri ketika anak sakit parah

Menghadapi diagnosis penyakit parah memang tidaklah mudah. Namun, jangan biarkan emosi tersebut menghalangi Anda untuk berpikir jernih. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sebagai orangtua untuk menguatkan diri dan menunjang pemulihan anak:

1. Mengatasi emosi negatif yang muncul

Kebanyakan orangtua akan merasa bersalah dan marah saat mengetahui anaknya terdiagnosis penyakit yang berat. Namun, cara terbaik untuk mengatasi emosi negatif ini justru adalah dengan menghadapinya.

Menerima segalanya adalah langkah awal bagi orangtua untuk menguatkan diri ketika sang anak didiagnosis sebuah penyakit.

Sebuah penelitian menemukan bahwa rasa cemas dan depresi pada orangtua dari anak pengidap kanker dapat menurun jika orangtua berperan aktif dalam proses pengobatan.

Sebaliknya, orangtua yang menolak kenyataan dan menghindari situasi seperti ini justru memiliki tingkat stres yang lebih tinggi.

2. Mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai penyakit

image0

Peran serta orangtua sangatlah penting ketika mendampingi anak yang sakit parah. Meski demikian, tindakan yang keliru dapat membahayakan buah hati Anda sehingga menghambat pemulihannya.

Jadi, pastikan bahwa Anda dan pasangan telah membekali diri dengan beragam informasi tentang penyakit terkait. Pahami setiap gejala yang muncul, pengobatan, perawatan, hingga pantangan makan jika ada.

Carilah semua informasi tersebut dari sumber yang dapat dipercaya. Terutama dari dokter spesialis, perawat, website resmi institusi kesehatan, serta buku-buku yang khusus membahas penyakit tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...