(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Anak Itu Apa yang Dipikirkan Oleh Orangtuanya

Rike
Rike

Anak Itu Apa yang Dipikirkan Oleh Orangtuanya
WinNetNews.com - Bukanlah tindakan yang tepat jika orangtua terlalu sering menceritakan keburukan si kecil ke orang lain. Tak sadar Anda terus tanamkan hal yang buruk kepada anak. Makin Anda berpikir anak tak seperti yang diharapkan, maka akan seperti itu pulalah anak Anda di masa depan.

"Ketika orangtua berpikir buruk, maka energi negatif tersalur ke diri sang anak. Seakan-akan orangtua mendoakan anaknya selalu buruk. Apa yang mereka sampaikan berdasarkan proses berpikir mereka, sebab energi mengikuti pikiran," ungkap Founder Spirit of Life (SOUL) Bunda Arsaningsih, Rabu (4/5/2016)

Bunda Arsaningsih mengatakan, orangtua harus mampu berpikir secara positif, bagaimana pun juga sikap si Kecil. Sejak dari sekarang ubahlah cara pandang mereka kepada anak. Jangan terlalu sering keluhkan bahwa anak tak sesuai yang diharapkan. "Kurangilah mengeluh ke orang lain. Ibu atau bapak seharusnya berupaya menghargai apa pun yang bisa dicapai anak. Wajar kalau anak salah. Wajar juga kalau anak melakukan banyak hal yang kita tidak sukai," tambah Bunda Arsaningsih.

Tunjukkan sikap bahwa kita menjadi orangtua menerima kondisi mereka. Hargai apa yang mereka capai. Orangtua perlu ingat, proses pembelajaran harus dimulai dari sebuah kesalahan. Kesalahan tak berarti buruk, sebab kesalahan bisa menjadi pembelajaran mereka untuk tumbuh jadi individu yang lebih baik."Mulai sekarang, afirmasikan hal positif ke anak," ujar Bunda Arsaningsih.

Sumber:liputan6.com

Foto: http://nisrina.co.id/

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});