Ancam Penggal Jokowi, Ini 4 Fakta Pria Tersebut
Sumber foto: Kumparan

Ancam Penggal Jokowi, Ini 4 Fakta Pria Tersebut

Senin, 13 Mei 2019 | 09:53 | Aldina Putri Nst

Winnetnews.com - Tragedi yang menyeret pria berinisial HS ke jalur hukum tersebut diawali dengan aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu pada Kamis (9/5/19) dan Jumat (10/5/19) pekan lalu. HS terekam di dalam sebuah video sedang mengancam akan memenggal Jokowi. Sempat viral, video tersebut sudah diunggah melalui beberapa media sosial.

Hal ini lantas mencuri perhatian masyarakat, dengan keberadaan video tersebut, komunitas pendukung Jokowi melaporkan HS ke Bareskrim Polri agar dijatuhi hukuman. Berikut ini ada 4 fakta mengenai kasus yang menjerat pria berinisial HS ini:

1. Laporan dari Relawan Jokowi Mania (Joman)

image0
Sumber foto: Kumparan

Relawan Jokowi Mania atau Joman adalah pelapor dari kasus yang sedang berlangsung ini, tak hanya HS yang terekam di dalam video tersebut, Joman juga laporkan perekam video.

“Kami telah melaporkan terduga orang yang mengancam kepala negara dengan ancaman yang mematikan dan diduga ini pendukung Prabowo di Bawaslu,” ujar Immanuel selaku Ketum relawan Joman, di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/19).

2. Pria berinisial HS dikenal sebagai orang yang baik dan lembut

Warga sekitar ungkapkan bahwa HS adalah pria yang baik dan tak pernah melakukan tindakan yang merugikan sebelumnya. Walaupun begitu, penangkapan yang ditujukan kepada HS tersebut berdasarkan laporan yang dianggap Relawan Jokowi Mania atau Joman sebagai ancaman berbahaya.

3. HS terancam hukuman mati

Pihak kepolisian mengenakan HS dengan Pasal Makar dan terancam hukuman mati.

“Dijerat pasal 104 KUHP ya. Ancaman maksimal hukuman mati atau penjara 20 tahun,” ujar Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Pol, Minggu (12/5/19).

4. Lokasi penangkapan di Parung, Bogor

image1

Sebelum melakukan penangkapan terhadap HS di Parung Bogor, Minggu (12/5/19) lalu, ternyata polisi sudah melakukan pengintaian terhadap HS sejak Sabtu (11/5/19) malam di kediaman HS di Palmeranh, Jakarta Barat.

 

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...