Anda Pengguna Transjakarta? Jika Iya, Pasti Anda Pernah Merasakan Hal ini!

Rani
Rani

Anda Pengguna Transjakarta? Jika Iya, Pasti  Anda Pernah Merasakan Hal ini!

Jakarta, wingamers - Transjakarta adalah moda transportasi masal warga DKI Jakarta yang pada awal kemunculannya digadang-gadang menjadi solusi bagi kemacetan jakarta. Awal kemunculannya di tahun 2004, warga begitu antusias dan merangkai banyak harapan terhadap angkutan masal pemprov DKI Jakarta tersebut.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa kehadiran Bus Transjakarta memang menjadi sebuah solusi yang bisa menghemat pengeluaran warga untuk transportasi hariannya. Pengguna transjakarta umumnya terdiri dari kalangan pekerja dan pelajar. Sebagian dari mereka memilih menaiki moda angkutan masal ini karena tarifnya yang murah dan juga ingin mendukung program pemerintah dalam menggalakan penggunaan angkutan umum masal di Ibu Kota.

Peminat bus transjakarta saat ini terbilang banyak. Apalagi di jam sibuk seperti jam berangkat dan pulang kantor. Penumpang transjakarta akan sangat membludak di jam sibuk itu, namun sepertinya hal ini tidak sebanding dengan jumlah bus transjakarta yang mengangkut penumpang. Entah memang jumlah transjakarta yang dioprasikan masih terbatas, atau karena transjakarta juga terjebak di dalam kemacetan Ibu Kota.

Mungkin sebagai warga yang sudah cukup lama hidup di tengah kerasnya ibu kota ini kita harus memaklumi kondisi yang terjadi pada moda transportasi yang sempat digadang gadang menjadi solusi transportasi bagi warga Jakarta itu. Jalanan transjakarta yang seharusnya steril dari kendaraan lain yang melintas, nyatanya masih belum sepenuhnya steril. Ditambah lagi proyek-proyek jalanan yang terbentang di sekitar tegal parang - pancoran yang hingga kini belum juga rampung dikerjakan menambah parah daftar kemacetan Jakarta.

Seorang penumpang transjakarta berkeluh kesah di situs sosial media facebook :

image0

memang di sore hari (magrib) hingga menjelang malam, berada di dalam transjakarta seperti sedang terkepung di dalam penjara. Penumpang saling berdesak-desakan bahkan nyaris tak bisa bergerak. Bahkan terkadang AC pun menjadi tidak terasa, karena terlalu sesaknya penumpang. Bayangkan saja, penumpang harus berdiri selama ber jam-jam apabila bus transjakarta sedang terjebak di jalur macet. Sementara penumpang di dalam tidak boleh makan dan minum. Mungkin, Bapak Gubernur setidaknya harus tau tentang hal ini. Saat ini warga hanya butuh pertolongan dari Bapak Gubernur dan dinas-dinas terkait lainnya untuk mengatasi segala problema yang dialami penumpang transjakarta. Masyarakat sangat berharap aksi nyata dari pemerintah, setidaknya penumpang bus transjakarta hanya ingin sampa ke tempat tujuan dengan aman dan nyaman, tanpa copet dan tanpa kemacetan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});