Aneh! Chicago Musim Dingin Tahun ini Tak Bersalju
Chicago punya julukan Windy City, kota ini memang terkenal punya suhu udara yang sangat dingin saat musim dingin.

Aneh! Chicago Musim Dingin Tahun ini Tak Bersalju

Jumat, 3 Mar 2017 | 10:06 | kontributor

WiinNetNews.com - Dalam kurun waktu lima bulan dalam setahun, biasanya Chicago selalu mengalami musim dingin dengan ditandainya turun salju. Selain itu, suhu di Chicago memang terkenal sangat dingin, saking dinginnya bisa membuat rambut jadi beku, kalau kita terlalu lama berada di luar ruangan.

Musim dingin yang paling dingin di Kota terbesar ke-tiga negara bagian Amerika Serikat ini umumnya terjadi selama periode Januari-Febuari. Salju-salju yang menghiasi jalan raya di kota ini sangatlah tebal dan susah untuk mencair. Kemudian memasuki bulan Maret, suhu udara lebih bersahabat (-4 derajat Celcius) dan membuat orang-orang nyaman untuk beraktivitas di luar ruangan.

Namun keanehan terjadi sejak pertengahan Febuari lalu. Dilansir dari Scienc Alret , cuaca dingin yang ekstrim disertai salju tebal, dan angin yang cukup kencang tahun ini tak lagi dijumpai. Selama 18 hari suhu udara yang semestinya dibawah 0 derajat Celcius, tercatat hanya 4,4 derajat Celcius saja. Hal ini merupakan pola cuaca yang sangat tidak biasanya di Chicago.

Windy City . Badai Salju Chicago

Badai salju sudah jadi hal wajar bagi warga Chicago, sehingga mereka tidak menghentikan aktivitasnya meskipun cuaca sangat dingin. Jalan-jalan di Chicago (Windy City) sudah lumrah ditutupi salju tebal. Foto: Istimewa

Tercatat dalam Science Alret (3/3), pada 18-22 Febuari, suhu udara menjadi lebih hangat yakni berkisar 67-70 derajat Fahrenheit atau setara dengan 20 derajat Celcius. Selain suhu yang menghangatan, keanehan lain yang terjadi pada musim dingin tahun ini adalah, warga Chicago tak lagi menemukan sedikitpun salju yang menutupi jalanan selama bulan Januari-Febuari. Ini merupakan pertama kalinya dalam 146 tahun, menurut Weather Service Station .

Seperti yang diketahui anak-anak di Chicago sudah terbiasa bersekolah dalam kondisi badai salju dengan tumpukan salju-salju tebal di sepanjang jalan yang mereka lalui. Cuaca yang menghangat ini rupanya tidak hanya dialami oleh kota yang punya julukan "Windy City" ini. Di wilayah East Coast dan Midwest di Amerika Serikat lainnya . Tak hanya itu, ada ribuan laporan cuaca hangat yang terjadi di negara Amerika Serikat dalam kurun waktu 17-24 Febuari. Padahal semestinya cuaca dingin terjadi di waktu-waktu itu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...