Anggota Paspampres Tertangkap Bawa Narkoba

Rusmanto
Selasa, 12 Januari 2016 06:32 WIB
Oleh Rusmanto pada Selasa, 12 Januari 2016 06:32 WIB
Image Anggota Paspampres Tertangkap Bawa Narkoba

WinNetNews.com - Seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kedapatan membawa narkotika di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Menurut anggota Komisi I Martin Hutabarat tindakan tersebut merupakan tindakan yang memalukan dan akan membahayakan keselamatan Presiden serta Wakil Presiden.

Martin meminta kepada pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Karena tentu akan sangat memalukan di lingkungan Paspampres.

Seperti diketahui prajurit Satu Frestian Ardha Pranata (FAP) yang menjabat sebagai Tamtama Pengawal Bermotor di Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan, Paspampres, tertangkap di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Senin pagi (11/1/2016). Karena kedapatan membawa 0,35 gram sabu dan 1/2 butir pil ekstasi saat tengah melewati security door Bandara Kualanamu menuju ruang tunggu keberangkatan penerbangan GA 181 tujuan Medan-Jakarta.

Sebagai tindak lanjut, Komandan Paspampres Mayjen TNI Andika Perkasa mendorong agar oknum Paspampres itu segera diproses secara hukum.

"Selain itu, Paspampres akan mengusulkan kepada aparat hukum yang memproses kasusnya (Polisi Militer Kodam 1, Oditur Militer dan Pengadilan Militer) untuk memberikan hukuman tambahan berupa pemberhentian dinas keprajuritan dengan tidak hormat," tegas Andika.

disadur dari situs detik news

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Wow…!!! 5 Olahraga Ini Aneh Dan Unik

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.