(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Angie: Semua Mainan Proyek Atas Perintah 'Pangeran' Ibas

Liani
Liani

Angie: Semua Mainan Proyek Atas Perintah 'Pangeran' Ibas
WinNetNews.com - Nama anak mantan Presiden Susilo Bambang Sudoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas kembali disebut-sebut dalam persidangan perkara pencucian uang M. Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidan Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (6/1/2015).

Adalah mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Patricia Pinkan Sondakh yang menyebut nama Ibas saat bersaksi di depan majelis hakim Tipikor.

Perempuan yang akrab disapa Angie itu awalnya mengaku bahwa saat dirinya duduk di Komisi X dan Badan Anggaran DPR diperintahkan oleh Nazaruddin untuk mengurusi proyek yang menjadi 'jatah' Partai Demokrat.

Namun, Angie mengaku hanya ditugaskan untuk mengurus proyek-proyek di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan khusus Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud

"Saya hanya mengikuti sesuai perintah partai," kata Angie saat bersaksi untuk Nazaruddin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (6/1/2015).

Saat itu, ujar dia, Nazaruddin merupakan koordinator Badan Anggaran (Banggar) untuk partai berlambang bintang mercy itu.

Diakui Angie, Nazaruddin kemudian mengenalkannya dengan Mindo Rosalina Manulang, anakbuahnya di salah satu perusahaan Permai Grup.

Biasanya, lanjut Engie, Nazaruddin menyerahkan kepada Rosa dan dirinya untuk mengurus proyek yang mesti 'digolkan'.

Namun, kata Angie, dari 16 daftar proyek yang diajukan Rosa, hanya lima yang akhirnya disetujui DPR dan pemerintah.

Meski begitu, Angie menegaskan, bahwa semua yang dilakukannya saat itu adalah atas perintah para petinggi Partai Demokrat.

Sebab, jelas dia, perintah Nazaruddin merupakan perpanjangan instruksi dari petinggi Partai Demokrat kala itu.

"Kalau Pak Nazar (Nazaruddin) bilang, itu semua (mainan proyek) adalah perintah ketua umum dan pangeran," ujar Angie seakan ingin menegaskan bahwa dia adalah petugas Partai.

Kata 'Pangeran' itu sontak membuat jaksa penuntut umum penasaran. Seketika jaksa KPK pun kemudian menanyakan siapa sosok yang dimaksud dengan pangeran tersebut.

Awalnya, tampak Angie enggan untuk menyebutkan. Dia juga sempat berusaha berkelit bahwa itu hanyalah istilah yang digunakan Nazaruddin, sehingga menurutnya lebih tepat ditanyakan kepada yang bersangkutan.

Namun karena terus dicecar oleh jaksa KPK, Angie pun akhirnya 'bernyanyi'.

"Kalau dari Pak Nazar yang saya ketahui pangeran itu Ibas (anak Presiden SBY)," ungkap Angie.

Karena dirasa belum jelas, jaksa kemudian kembali menanyakan apakah yang dimaksud Ibas itu Edhie Baskoro Yudhoyono?, Angie pun membenarkan.

Dilansir dari laman teropongsenayan 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});