Anies Ajukan Anggaran Pengadaan Tanaman Rp115,4 Miliar di Tengah Pandemi Covid-19
Foto: Tempo.co

Anies Ajukan Anggaran Pengadaan Tanaman Rp115,4 Miliar di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu, 16 Sep 2020 | 08:40 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan pengadaan anggaran Rp115,4 miliar pada APBD 2020. Informasi tersebut didapat dari laman sirup.lkpp.go.id, yaitu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Hal tersebut ditemukan oleh Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Viani Limardi. Ia menilai kebijakan ini merupakan cerminan dari lemahnya kemampuan gubernur DKI Jakarta mengelola uang rakyat.

"Di tengah situasi sulit akibat pandemi covid-19, Pak Anies harus lebih serius mengelola anggaran. Jangan buang-buang uang rakyat untuk belanja yang tidak penting dan tidak mendesak," kata Viani dalam keterangannya, Selasa (15/9).

Pengadaan anggaran untuk tanaman tersebut, kata Viani diajukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI. Berdasarkan pengajuan pengadaan Rp115,4 miliar, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengalokasikan anggaran Rp 80,1 miliar.

Lebih rinci ia menjelaskan, Suku Dinas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota di Kota Jakarta Pusat mengalokasikan Rp16 miliar, Jakarta Utara Rp6,5 miliar, Jakarta Timur Rp6,4 miliar, Jakarta Barat Rp6,3 miliar, dan Jakarta Selatan Rp41,7 juta.

Ia pun mengaku heran mengapa paket pengadaan anggaran tersebut diajukan di tengah pandemi Covid-19.

"Ini aneh sekali, karena semua orang sudah tau kita lagi defisit anggaran akibat pandemi Covid-19. Tapi mengapa malah input paket rencana pengadaan tanaman ke sistem SiRUP?" cecarnya.

Oleh karena itu, Viani meminta APBD Perubahan tahun 2020 segera dibahas di DPRD. Sebab, hal tersebut bertujuan untuk memaparkan mana saja anggaran yang dipotong dan yang perlu dipertahankan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...