Anies Disarankan Begini Soal Aksi Persekusi di Acara CFD
Sumber : Istimewa

Anies Disarankan Begini Soal Aksi Persekusi di Acara CFD

Selasa, 1 Mei 2018 | 20:04 | Oky

Winnetnews.com - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, meminta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus tegas dalam menerapkan aturan tentang larangan bagi aktivitas politik saat car free day (CFD).

Hal ini menyusul adanya aksi sekelompok massa berkaus #2019GantiPresiden yang mengintimidasi seorang ibu berkaus #DiaSibukKerja bersama putranya, Minggu (29/4) kemarin.

Ari mengatakan, jika aturan itu tak dilaksanakan secara ketat, maka aksi-aksi persekusi terhadap pihak yang berbeda pilihan politik bakal terus berulang di CFD.

"Jika satpol PP atau gubernur DKI tidak mau atau tidak berani, minta bantuan ke Polda Metro Jaya," tukas Ari, Senin (30/4).

Lebih jauh, Ari menilai, aksi yang menimpa ibu dan anak di area CFD itu juga menjadi bukti kegagalan partai politik mengedukasi kader dan simpatisannya untuk tidak melakukan perundungan kepada pihak lain.

“Partai politik terkesan malah memprovokasi kader dan simpatisannya untuk berbuat beringas demi ambisi elite-elitnya. Karenanya, Pemerintah dalam hal ini kepolisian harus hadir di tengah-tengah masyarakat, mengingat saat kejadian aksi persekusi, alpa dari kehadiran Satpol PP," pungkas Ari, dikutip dari JPNN.com.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan aksi intimidasi yang dilakukan oleh massa yang mengenakan kaos bertuliskan #2019Ganti Presiden terhadap seorang ibu dan anak yang memakai kaos #DiaSibukKerja.

#2019GantiPresiden digaungkan pihak yang tidak menyukai Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan menginginkan agar Jokowi tidak kembali terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

Sedangkan, #DiaSibukKerja merupakan hashtag dari massa pendukung Jokowi untuk meng-counter serangan hashtag #2019GantiPresiden.

Saat itu, massa dalam video tersebut melakukan tindakan pelecehan dalam momen Car Free Day, satu diantaranya mengibaskan uang ke arah ibu dan anak itu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...