Anies ke Milenial: Mantapkan Narasi Dulu, Baru Kerja
Anies Baswedan (Foto: via Media Indonesia)

Anies ke Milenial: Mantapkan Narasi Dulu, Baru Kerja

Sabtu, 14 Des 2019 | 20:25 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berpesan kepada milenial tentang pentingnya narasi dalam sebuah pergerakan. Dia menyebut bekerja tanpa narasi adalah pekerjaan yang sia-sia.

“Sering kali, akhir-akhir ini, kata-kata dianggap nggak penting yang penting kerja. Tahu kah Anda siapa yang jadi person of the year tahun 2019 di Majalah Times? Bikin apa dia? Bikin movement pakai apa? Kata-kata,” kata Anies di depan para milenial di acara Milenial Fest 2019, di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

Lebih lanjut, Anies menjelaskan orang yang dimaksud itu adalah Greta Thunberg. Meski masih belia, saat berusia 16 tahun sudah berani bersuara terkait lingkungan hidup kepada dunia. Menurut Anies meskipun tidak memiliki pengalaman, kata-kata Greta malah berpengaruh.

Dikutip dari Detik.com, Anies juga menyebut seorang pemimpin harus mampu berkomunikasi dan memiliki gagasan untuk diterjemahkan menjadi narasi. Lalu narasi, menurut Anies, bisa dijadikan aksi.

“Kalau orang sukarela ikuti Anda maka Anda harus komunikasi, sampaikan gagasan, ada urutannya. Kalau orang mau ikuti Anda harus punya gagasan, harus anda terjemahkan itu dalam bentuk narasi, narasi diterjemahkan bentuk aksi, karya, kerja, karena itu kerja dan karya itu di fase akhir sebelumnya harus ada gagasan, narasi, baru actionnya,” papar Anies.

Lebih jauh, Anies mengatakan aksi tanpa gagasan dan narasi adalah sia-sia. Namun narasi bisa didapatkan dari interaksi dengan lingkungan.

“Jangan pernah remehkan kata kata, jadi temen temen ini harus diwujudkan ujungnya pada aksi, jangan sampai action tanpa narasi, you go nowhere. Interaksi kunci narasi jadi aksi. Inspirasi tidak datang dari mediasi, inspirasi datang dari interaksi, di situ ya,” imbuhnya. [dtc]

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...