Anies Kembali Tegaskan Pemprov Tidak Berikan Modal Kepada Pengusaha OK OCE
Sumber : Istimewa

Anies Kembali Tegaskan Pemprov Tidak Berikan Modal Kepada Pengusaha OK OCE

Sabtu, 7 Apr 2018 | 03:39 | Oky

Winnetnews.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya tidak akan secara langsung memberikan modal kepada pengusaha yang tergabung dalam program OK OCE. Melainkan hanya melalui dukungan akses permodalan.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi dukungan akses permodalan melalui bank serta lembaga keuangan non-bank, tetapi tidak secara langsung," tutur Anies dalam pidatonya di Rapat Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/4).

Hal ini menanggapi saran dari Fraksi NasDem, yang menyoroti masalah permodalan OK-Oce. NasDem meminta agar Anies-Sandi mengucurkan dana Rp5 miliar untuk program OK-Oce di setiap kecamatan. Dengan demikian, program OK-Oce tidak sebatas pelatihan.

Usai menegaskan sikapnya terkait permodalan OK-OCE, Anies kemudian menjelaskan proses yang harus dilalui peserta OK-OCE untuk mendapat fasilitas permodalan. Prosesnya diawali dengan pelatihan dan penyuluhan bagi warga, pembekalan tata cara pengajuan perizinan usaha, akses pemasaran, hingga pelaporan keuangan.

"Sehingga akan lebih mudah dalam akses permodalan," tutur Anies.

Pada Desember 2017 lalu, Wakil Gubernur Sandiaga Uno membantah perihal janji memberikan modal bagi pengusaha di program OK OCE.

"Lihat saja di awal, kami nggak pernah janji memberikan modal," tutur Sandiaga, Jumat (15/12).

Dalam situs Jakartamajubersama.com milik tim Anies-Sandi, OK-OCE didefinisikan sebagai co-working space yang tidak hanya memberikan ruang fisik, namun juga memberikan dukungan modal, akses market, dan mentor bagi pewirausaha. Meski, tidak dijelaskan maksud spesifik dari dukungan modal tersebut.

Pada debat Pilkada putaran pertama tanggal 10 Februari 2017, Sandiaga menuturkan akan mempermudah kredit sampai Rp300 juta. Pada debat putaran kedua tanggal 12 April 2017, Sandiaga menuturkan

"Saya kebetulan di bidang usaha keuangan dan permodalan. Saya mengerti pengusaha itu dipersulit mendapat permodalan. Program OK-Oce yang kami dorong bagaimana memberikan kredit khusus untuk perempuan. Kredit khusus untuk perempuan kita berikan tanpa jaminan dan kita berikan pendampingan mentoring," tutur Sandiaga kala itu. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...