Anies Soal Trotoar Jakarta dan Mengejar Keadilan Ruang Perkotaan

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Anies Soal Trotoar Jakarta dan Mengejar Keadilan Ruang Perkotaan Foto: AGUSTIN PAULLIER/AFP

Winnetnews.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belakangan mengeluarkan pernyataan bahwa trotoar Jakarta tak hanya milik pejalan kaki tetapi juga pedagang kaki lima (PKL). Tak ayal ini menuai pro dan kontra dari berbagai pihak yang berkepentingan.

Bagi pejalan kaki, wacana tersebut malah akan semakin mengurangi hak mereka, lebih parah akan merusak ketertiban dan keindahan kota.

Namun di satu sisi, pemerintah harus membuat kota yang ramah untuk seluruh kelompok masyarakat, yang mana lapak trotoar adalah penopang vital kehidupan masyarakat kelas bawah.

Jika merujuk negara maju seperti yang dicontohkan Anies, New York, sebenarnya kota-kota lain di dunia pun punya pendekatan yang beragam sebagai win-win solution.

Mengutip laman BBC Indonesia (10/9/2019), seorang pengacara publik Alghifari Aqsa berpendapat, pada prinsipnya keadilan ruang bagi pengendara, pejalan kaki, dan PKL adalah yang perlu dicapai.

“Pembagian ruang di pinggir jalan adalah sebuah konsep keadilan di perkotaan,” kata Alghifari.

Alghifari pernah terlibat dalam Street Vendor Project (SVP) di New York, Amerika Serikat. Proyek nirlaba itu didanai Georgetown University untuk memberi akses bantuan hukum bagi para PKL di New York.

Dari pengalamannya tersebut maka Alghifari menyarankan agar Anies tidak membuat solusi yang hanya memuaskan satu pihak. Untuk menuntaskan polemik ini secara berkeadilan, menurut Alghifari, Anies perlu mempertemukan para pihak yang bertentangan dan masyarakat perlu memandang trotoar juga sebagai penyangga ekonomi kelas bawah yang sedang bertahan hidup.

“Di Amerika, PKL adalah profesi awal bagi para imigran. Mereka datang dari negaranya yang berperang, jadi PKL sebelum beralih ke profesi lain. Artinya ini betul-betul penyangga ekonomi masyarakat,” ujar Alghifari.

Di Los Angeles sendiri, sebelum mendapat izin berdagang, PKL wajib memenuhi standar kebersihan dan kesehatan yang ditentukan pemerintah setempat.

 

Apa Reaksi Kamu?