Anies: Tahun Ini Tak Ada Pembangunan Infrastruktur Baru, Kecuali Terkait Banjir
Foto: CNN Indonesia

Anies: Tahun Ini Tak Ada Pembangunan Infrastruktur Baru, Kecuali Terkait Banjir

Jumat, 29 Mei 2020 | 15:33 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Pandemi virus corona memaksa Pemprov DKI Jakarta menyusun kembali berbagai pos anggaran yang telah disediakan. Salah satu yang termasuk adalah anggaran untuk pembangunan infrastruktur.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pendapatan pajak daerah di DKI menurun dari 87,9 triliun menjadi 47 triliun akibat pandemi virus corona Covid-19. Terkait itu, Anies mengungkapkan tak ada lagi pembangunan infrastruktur hingga akhir 2020, kecuali terkait penanganan banjir. 

"Dan tahun ini tidak ada lagi pembangunan baru, tidak ada lagi belanja modal kecuali terkait penanggulangan banjir, dan tidak ada belanja yang tidak prioritas," kata Anies, Jumat (29/5/2020).

Anies menjelaskan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam beberapa sektor kini harus terdampak dan dialokasikan untuk penanggulangan virus corona.

"Pemangkasan dilakukan di semua sektor. Semua difokuskan pada penanganan Covid-19, dampak turunannya, dan saya garisbawahi ini, semua usaha untuk mengembalikan kesejahteraan rakyat Jakarta," lanjut dia.

Pemprov DKI diketahui juga memotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) para ASN. Meski begitu, Anies meminta para abdi negara untuk tetap dapat bekerja semaksimal mungkin.

"Ya, anggaran kita turun. Ya, pendapatan kita berkurang. Ya, TKD kita berkurang. Tapi kita tetap penuh komitmen untuk terus bekerja bagi rakyat Jakarta. Jangan pernah luntur. Jangan goyah. Jangan lesu. Tunjukkan di depan keluarga, di depan kolega, di depan warga semua, dalam kondisi penuh cobaan seperti ini, ASN DKI Jakarta tangguh," kata Anies

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...