Antara Abdul Somad dan Zakir Naik

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Antara Abdul Somad dan Zakir Naik Dr. Zakir Naik (kiri) dan Ustadz Abdul Somad (kanan) tengah diterpa isu tak sedap. (Foto: Tagar.id)

Winnetnews.com - Ucapan sejatinya menjadi cerminan diri sendiri dan bisa memotivasi orang lain, terlebih bagi para pemimpin, tokoh masyarakat, maupun pemuka agama. Setidaknya ada dua momentum tengah menimpa dua pemuka agama Islam, yakni dugaan penghinaan simbol agama yang dilakukan Uastadz Abdul Somad (UAS) serta ujaran kebencian oleh Dr. Zakir Naik di Malaysia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pendakwah berdarah India, Dr. Zakir Naik sempat diperiksa polisi lantaran ujaran kebencian yang menyebut umat Hindu sebagai kaum minoritas di Malaysia. Dia mengisyaratkan 'hak seratus kali lipat' ketimbang kaum Muslim yang juga minoritas di India.

Melansir CNNIndonesia.com, Zakir juga pernah menyatakan etnis China di Malaysia hanya 'tamu' dan seharusnya dipulangkan ke negara asalnya. Tak hanya itu, kini penceramah berciri khas tersebut juga sedang menjalani sederet tuntutan di India perihal tindakan pencucian uang melalui lembaga Islamic Research Foundation, hingga ke permasalahan ujaran kebencian.

Dr. Zakir Naik. (Foto: Dailymoslem)

Sejak saat itu dia kabur dan bermukim di Malaysia. Kemarin pemerintah Malaysia dilaporkan mengusulkan kepada parlemen untuk membahas status kependudukan Naik.

Desakan Pengusiran

Sebanyak empat menteri Malaysia sudah mendesak Perdana Menteri Mahathir Mohamad untuk segera mengusir Zakir Naik akibat pernyataannya yang kontroversial. Mereka yang mengajukan permintaan itu adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq, Menteri Komunikasi dan Multimedia, Gobind Singh Deo; Menteri Ketenagakerjaan, M Kulasegaran; serta Xavier Jayakumar selaku Menteri Sumber Daya Alam, Tanah, dan Air.

Mahathir sebelumnya mengatakan bahwa Zakir tak dapat dikembalikan ke India karena ada ketakutan ia bakal dibunuh di sana.

Apa Reaksi Kamu?