Skip to main content

Antemortem Korban Kapal Tenggelam di Malaysia, Dihimpun Tim DVI Mabes Polri

Antemortem Korban Kapal Tenggelam di Malaysia, Dihimpun Tim DVI Mabes Polri
Antemortem Korban Kapal Tenggelam di Malaysia, Dihimpun Tim DVI Mabes Polri

Jakarta, wingamers - Terkait dengan pemberitaan tentang tenggelamnya kapal di Malaysia bebeapa hari yang lalu, perkembangan kabar terakhir menyebutkan bahwa ada 61 korban tewas kapal tenggelam di perairan Sabak Bernam, Malaysia. Saat ini tim Disaster Victim and Identification (DVI) Mabes Polri tengah menghimpun data antemortem keluar korban.

Bedasarkan informai yang dilansir dari situ detik Kepala DVI Mabes Polri Kombes Anton Castilani di Mabes Polri menerangkan, "Baru mulai pengumpulan hari ini, informasi yang datang dari Malaysia agak terlambat. Identifikasi di Malaysia hanya berdasarkan dari keluarga yang selamat dan ikut kapal itu," Jakarta, Senin (7/9/2015).

Anton menyebut sudah ada 10 korban yang teridentifikasi dari keterangan keluarga. Namun keterangan itu belum dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah sehingga harus diproses lagi.

"Belum bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Nanti harus diproses lagi, kalau kondisi satu minggu sudah membusuk. Saya berharap dengan metode yang kita gunakan selama ini tidak akan ada masalah," ucapnya.

Lebih lanjut lagi, Anton mengaku telah meminta bantuan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan dari Polda Sumatera Utara, Nangroe Aceh Darussalam dan Jawa Timur. Hal itu didasari dugaan bahwa banyak korban yang berasal dari daerah tersebut.

Sementara itu untuk pengumpulan data tersebut, Anton menyertakan pula sejumlah nomor yang bisa dihubungi bagi masyarakat terkait kejadian tersebut. Untuk di Jawa Timur bisa menghubungi drg Oni 081381782827, 081333016164 atau faks di 031-8290278. Kemudian di wilayah Sumatera Utara dapat menghubungi drg Jauhari di nomor 081361053104 atau di 061-42079653 dan Aceh dapat menghubungi Suyoto di nomor 08115466515 atau 0651-41532.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top