Antisipasi Banjir, 30 Pompa Mobile dan 200 Pompa Stasioner Disiagakan
ilustrasi

Antisipasi Banjir, 30 Pompa Mobile dan 200 Pompa Stasioner Disiagakan

Senin, 5 Feb 2018 | 13:51 | Rusmanto

WinNetNews.com - Pemprov DKI Jakarta sudah menyiagakan 30 pompa mobile dan 200 pompa stasioner. Pompa sudah ditempatkan di daerah-daerah rawan banjir dan genangan di Jakarta.

"Pompa stasioner di hilir lebih dari 200 dalam kondisi siaga. Seluruh pompa kita lebih dari 450 pompa dalam kondisi siaga dan lebih dari 30 mobil pompa yang bisa bergerak leluasa saat ini diposisikan stand by di titik-titik seperti di Cililitan, Balekambang, Bukit Duri, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu," kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Selain menyiapkan pompa, Pemprov DKI juga sudah membuka beberapa pintu air sehingga air kiriman dari Bogor, Jawa Barat, bisa segera mengalir ke laut. Misalnya, Pintu Air Manggarai yang sudah dibuka dengan ketinggian 1 meter.

"Lintasan sungai Ciliwung saat ini sudah diaktifkan dan posisi di Manggarai sudah dibuka dengan ketinggian 1 meter. Mudah-mudahan tidak ada perubahan, diarahkan ke BKT juga ke Ciliwung. Nanti kita akan pantau siang ini," terang Anies.

Anies mengatakan, naiknya ketinggian air di Bendungan Katulampa menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov DKI. Jajarannya juga memberikan perhatian ekstra kepada daerah-daerah aliran Sungai Ciliwung yang berdekatan dengan laut. 

"Kali ini tantangan utamanya adalah dari hilir. Jadi ini kesiagaan ada di daerah-daerah aliran sungai, utamanya Ciliwung dan ke ujungnya nanti di wilayah Pluit, kemudian di wilayah Ancol, itu tempat-tempat yang perlu antisipasi ekstra," kata dia.

Status Bendungan Katulampa beranjak naik usai hujan deras mengguyur wilayah Bogor, Minggu (4/2) hingga pagi tadi. Sekitar pukul 08.30 WIB status Bendungan Katulampa naik menjadi Siaga I. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...