Skip to main content

Anton Medan Tahu Sepak Terjang Daeng Aziz

Anton Medan Tahu Sepak Terjang Daeng Aziz
Anton Medan Tahu Sepak Terjang Daeng Aziz

WinNetNews.com - Anton Medan (69), mantan narapidana kasus perampokan dan perjudian yang kini bertobat pernah punya lapak judi di Kalijodo, Jakarta Utara. Dia juga punya cerita soal sosok Abdul Aziz atau Daeng Aziz. Bagaimana kisahnya?

Pria yang kini bernama Muhammad Ramdhan Effendi itu masuk ke Kalijodo pada tahun 1972 sampai 1979. Setelah itu, dia dipenjara selama 12 tahun. Bebas pada tahun 1986, Anton kembali ke Kalijodo pada tahun 1988. Anak buahnya menyewa lapak ke Daeng Aziz sebanyak tiga titik.

Anton membuka kawasan perjudian yang disebutnya kasino. Ada roullete, dadu koprok, ta shiao dan kartu cap jie kia. Rata-rata omsetnya bila dikonversi dengan nilai rupiah saat ini adalah Rp 1,5 miliar per hari.

Perkenalannya dengan Daeng Aziz dimulai saat sewa menyewa lapak. Anton mengaku menyewa area 20x40 meter untuk berjudi seharga Rp 30 juta per hari. Setelah itu, dia tak berurusan lagi karena hanya memantau perjudian dari jauh. Urusan lapak dikelola anak buahnya.

Dulu, kata Anton, Daeng Aziz berada di antara kelompok penguasa di Kalijodo. Sama seperti cerita Kombes Krishna Murti saat jadi kapolsek Penjaringan, ada kelompok dari Bugis, Mandar dan Banten. Namun perlahan, Aziz yang berkuasa karena dikenal dekat dengan oknum aparat. Aziz bahkan sanggup mengusir para penjahat, orang-orang yang pernah dipidana, dari Kalijodo. Sisanya, tinggal preman-preman yang mengurusi bisnis dari daerah, namun berani.

Setelah menguasai Kalijodo, Aziz kemudian menjadi pemasok tunggal untuk logistik minuman keras di Kalijodo. Dia mendapatkan kontrak dengan sebuah merek bir. Nilainya dikabarkan mencapai miliaran rupiah. Soal ini, Aziz mengakuinya. Namun untuk membayar aparat, dia membantah.

Daeng Aziz mempersilakan saja bila ada yang menuduhnya seperti itu.

Kuasa hukum Daeng Aziz, Razman Nasution, belum mengetahui penetapan tersangka kliennya. "Yang benar? siapa yang tetapkan? Saya belum dapat kabar itu," ujar kuasa hukum Daeng Aziz, Razman Nasution, Senin (22/2/2016).

disadur dari situs detik-news

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top