Apa Efeknya Bila Kita Mengkonsumsi Kopi Rendah Kafein?

Rusmanto
Rusmanto

Apa Efeknya Bila Kita Mengkonsumsi Kopi Rendah Kafein? ilustrasi

Winnetnews.com - Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Setiap pagi, beberapa orang memiliki ritual minum kopi sebagai bagian dari gaya hidupnya. Tanda mengonsumsi kopi, mereka akan merasa mengantuk dan tidak semangat sama sekali.

Nah, pertanyaannya adalah, bagaimana kalau yang dikonsumsi berjenis decaffeinated atau decaf atau kopi rendah kafein?

Bagaimana kopi decaf dibuat?

Ada dua tipe orang di dunia ini kalau dilihat dari kemampuan mereka dalam mengonsumsi kopi. Ada yang sangat menyukai kopi, bahkan ada yang wajib minum setiap hari agar tetap semangat dalam bekerja. Selanjutnya ada yang tidak bisa minum kopi karena begitu mencoba satu tegukan akan langsung sakit perut karena tidak tahan dengan kafein.

Menyiasati hal ini, beberapa produsen kopi membuat kopi dengan jenis decaf atau mengurangi kadar kafein di dalam produknya. Cara ini dilakukan untuk membuat kopi menjadi lebih aman dikonsumsi dan tidak menyebabkan mual atau memicu gangguan pada lambung pada mereka yang sensitif.

Kopi jenis decaf dibuat dengan mencampurkan kopi dengan beberapa bahan yang mampu menghilangkan kafein di dalam biji kopi. Kafein adalah bahan yang mudah larut di dalam air. Kalau saat diproses biji kopi dicampur dengan arang aktif, metilen klorida, atau etil asetat, kemungkinan besar kafein akan larut.

Sayangnya pelarutan kafein untuk membuatnya lebih aman dikonsumsi juga menyebabkan beberapa bahan ikut terlarut seperti kandungan protein dan antioksidan. Dampaknya, kandungan gizi dari kopi kemungkinan akan menurun meski besarannya belum diketahui.

Apa Reaksi Kamu?