Image Apa Itu Gula Rafinasi dan Kaitannya dengan Kesejahteraan Masyarakat?
Petani Tebu yang kini mendapat proteksi dari Pemerintah karena kebijakan Bursa Lelang Gula Kristal Rafinasi/Foto: Istimewa
News   Ekonomi dan Bisnis   Hukum  

Apa Itu Gula Rafinasi dan Kaitannya dengan Kesejahteraan Masyarakat?

Minggu, 18 Juni 2017 11:02 WIB

WinNetNews.com - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyusun tata niaga gula nasional dengan membentuk bursa lelang gula kristal rafinasi yang dikuatkan dengan keputusan Menteri Perdagangan (Mendag) dianggap kebijakan yang pro rakyat.

Lalu, apa gula rafinasi itu?

Gula Rafinasi merupakan gula dari hasil penyaringan atau pemurnian gula kristal mentah (raw sugar). Karena sudah dilakukan pemurnian, maka kadar keputihan gula rafinasi (ICUMSA) 45.

Ciri khas gula rafinasi, tampilannya cerah, putih bersih, dan kristalnya lebih kecil lembut. Gula jenis ini umumnya dipakai pada industri makanan, minuman, dan farmasi.

Dari sisi ekonomi berkelanjutan, gula rafinasi sebenarnya memiliki kekurangan. Karena hingga saat ini, Indonesia harus mengimpor gula jenis itu.

“Kadang gula rafinasi sulit didapat oleh pengusahan makanan dan minuman sehingga menyebabkan produk makanan dan minuman berbasis gula menjadi mahal. Nah dengan keputusan Mendag mengatur tata niaga gula, diharapkan masalah tahunan itu tidak terjadi,” jelas Koordinator Indonesia Sugar Watch, Gatot Triyono, dikutip dari pernyataan resminya, Minggu (18/06/2017).

Sementara, gula kristal putih (GKP) dari tebu, memiliki kadar ICUMSA 200-300. Tingginya kadar ICUMSA GKP karena disebabkan faktor pengolahan yang belum maksimal. Meski demikian, GKP dapat dikonsumsi langsung tanpa harus diolah seperti gula rafinasi. Ciri khas gula GKP ditunjukkan dengan tampilannya yang agak kecoklatan, dan memiliki butiran kristal agak kasar.

Dari sisi ekonomi berkelanjutan gula GKP bisa mendongkrak perekonomian nasional. Industri gula GKP ini melibatkan banyak sumber daya dan komponen.

Sebab tiap tahunnya, peredaran gula rafinasi ke pasar tanah air justru lebih banyak hasil selundupan. Ini tentu memberikan dampak negatif bagi petani dan pabrik gula putih nasional.

“Tata niaga gula rafinasi akan berdampak positif kepada industri makanan dan minuman, pelaku usaha kecil dan menengah yang berproduksi mengunakan gula rafinasi. Dampak yang sama juga dirasakan petani tebu yang harga jual tebunya jatuh karena permainan mafia gula,” jelas Gatot.

Creamy Date Shake, Minuman Kurma Enak Buat Berbuka Puasa, Nih Caranya
Zidane Akui Jadi Pelatih Madrid Cukup Melelahkan

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun